Islam Melarang Kedzaliman, Ini 3 Kategorinya

Menurut Imam al-Jurjani dalam at-Ta’rifat menjelaskan definisi Zalim adalah menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya. Dari definisi ini, kita harus berupaya untuk selalu menjadi orang yang mampu menempatkan kewajiban sesuai tempatnya maupun memberikan hak kepada orang lain sesuai proporsinya.

Syeh Muhammad bin Abdul Karim dalam Mausu’ah al-Kisanzan mengutip pendapat Abu Abdurrahman As-Sulami pengarang Tabaqat As-Sufiyah yang berpendapat:

يقول الشيخ أبو عبد الرحمن السلمي :” الظلم على ثلاثة أوجه : ظلم مغفور ، وظلم محاسب ، وظلم غير مغفور .فالظلم المغفور : ظلم الرجل نفسه .والظلم المحاسب : ظلمه أخاه .والظلم الذي لا يغفر : هو الشرك”

Artinya:

kezaliman terbagi menjadi tiga macam: kezaliman yang dimaafkan, kezaliman yang akan dihisab, kezaliman yang tak akan diampuni. Penjelasan kezaliman yang dimaafkan yaitu kezaliman seseorang kepada dirinya sendiri. Sedangkan kezaliman yang akan dihisab adalah mendzalimi saudaranya. Dan kezaliman yang tak akan diampuni adalah melakukan syirik atau menyekutukan Allah.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *