- masholeh.com
1 views

Islam Melarang Memanggil Seseorang dengan Panggilan Nama Hewan, ini Alasannya

Islam mengatur umatnya agar berprilaku yang baik kepada siapapun, kepada Allah sebagai Tuhannya, juga kepada sesama manusia terutama bila memanggil seseorang dengan namanya atau memakai gelar akademik yang ia miliki.

Islam mengatur umatnya agar berprilaku yang baik kepada siapapun, kepada Allah sebagai Tuhannya, juga kepada sesama manusia terutama bila memanggil seseorang dengan namanya atau memakai gelar akademik yang ia miliki.

Ajaran Islam mengajarkan pentingnya beretika, akhlak dengan Allah sebagai Sang Khalik, juga kepada semua Makhluk-Nya terutama kepada Rasul-Nya, dan kepada manusia yang lain seperti kepada orang tua, anak, saudara, tetangga, teman kerja, atasan, bawahan, rakyat, pejabat, orang kaya, miskin, yang berpendidikan atau kepada pedagang asongan. Karena tanpa etika manusia tak akan ada harganya, tanpa adanya adab manusia akan menjadi makhluk yang biadab, bila tak ada sopan santun niscaya manusia tak akan menjadi seorang penuntun. Orang yang tak mempunyai akhlak bisa dipastikan jiwanya sedang bergejolak

Baca juga: http://masholeh.com/larangan-mencela-orang-sudah-meninggal/

Salah satu hal yang dilarang agama adalah memanggil orang lain dengan menggunakan panggilan nama hewan seperti anjing, babi, bangsat dan lainnya. Hal ini sesuai dengan hadits Nabi

عن عبد الله، قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «سباب المسلم فسوق، وقتاله كفر» رواه البخاري

Artinya: Diriwayatkan dari Abdullah bersabda: Rasulullah SAW bersabda:”Mencela orang muslim merupakan perbuatan fasik (tercela) dan membunuh mereka termasuk bentuk kekufuran. (HR. Bukhari).

Baca juga: http://masholeh.com/larangan-mencela-kepada-orang-non-muslim/

Menurut Syeh Muhammad bin Alan dalam kitab Dalil Al-Falihin menjelaskan bahwa hadist diatas merupakan dalil dilarangnya mencela orang lain dengan sebutan yang tak pantas atau hinaan.

Sedangkan Imam Nawawi dalam kitab al-Adzkar menjelaskan tentang larangan ini karena ada dua alasan.

Baca juga: http://masholeh.com/mencela-orang-tua-sendiri-ini-kategorinya/

Pertama, karena ada unsur pembohongan publik. Setiap manusia memiliki nama masing-masing maka tak pantas dipanggil menggunakan salah satu nama hewan.

Kedua, karena akan menyakitkan hati orang tersebut terutama panggilan hewan yang dianggap najis disematkan kepada dirinya sungguh sangat menyakitkan.

Dari sini pentingnya menjaga lisan agar tak menyakiti orang lain terutama dengan sebutan yang merendahkan harga diri seseorang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *