Islam Memberi Solusi Menghadapi Masa Pensiun

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Kata “Pensiun” berarti tidak bekerja lagi karena masa tugasnya sudah selesai.

Bagaimana Islam memberi solusi kepada kita agar siap menghadapi masa pensiun?

Islam adalah Agama yang mengarahkan hambanya untuk meraih kebahagiaan di Dunia hingga di Akhirat, tak hanya mementingkan urusan materi semata, tapi juga mendapatkan urusan spiritual sehingga hidupnya tertata, serta mendapatkan ketenangan lahir dan batin.
Hal-hal yang perlu dilakukan adalah:

Pertama, Persiapkan sedini mungkin kegiatan-kegiatan selepas pensiun, alasannya adalah agar tak terjadi kekosongan dalam beraktivitas, hal ini selaras dengan anjuran Al-Qur’an, terutama dalam Surat Al-Insyirah, ayat 7 Yang berbunyi:

فَإِذَا فَرَغْتَ فَانصَبْ (7)

Artinya: Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain (QS. Al-Insyirah:7)

Imam Thabari dalam Tafsirnya menjelaskan bahwa kandungan Ayat ini, jika telah selesai melakukan Shalat, maka segera lakukan doa. Sebagian ulama’ menjelaskan setelah selesai melakukan urusan dunia, maka segera untuk menjalankan urusan dengan ibadah kepada Allah.
Dari penjelasan diatas, Islam memberi solusi agar selalu memanfaatkan waktu setelah selesai melakukan aktivitas, dengan kegiatan lain.

Kedua, Sisihkan sebagian harta untuk kelangsungan hidupmu, dengan menabung, atau investasi yang akan menopang setelah masa pensiun. Hal ini sejalan dengan Ajaran Islam yang melarang Umatnya mementingkan urusan akhirat saja, sehingga urusan dunianya selalu menggantungkan kepada orang lain.

وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ

الدُّنْيَا ۖ

Artinya: Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi
(QS. Al-Qasas:77)

Imam Qurtubi dalam Tafsirnya menjelaskan bahwa carilah pahala Akhirat (Surga) dengan menggunakan dunia (harta)mu, karena orang Mukmin berkewajiban untuk menggunakan harta kekayaannya untuk hal yang positif, yang akan bermanfaat di Akhirat kelak.
Maka dari itu, sebagai orang muslim harus mempersiapkan segalanya, tak hanya setelah pensiun saja.

Ketiga, Perbanyak silaturahmi ke sanak famili, sahabat, atau relasi, karena ini sebagai sarana dalam menjalin hubungan yang baik, serta membuka pintu Rizki yang datangnya tak disangka-sangka. Semakin banyak bersilaturahmi akan mendewasakan pikiran seseorang, terutama ia akan lebih mengenal banyak karakter, dan mengetahui cara penyelesaian s buah masalah, sehingga hidupnya penuh inspirasi.

Semoga bermanfaat.

Gang Mujair 6, 11 September 2018

Bagikan

moh afif sholeh

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *