Jangan Merasa Lebih Pintar Sebelum Memiliki Tiga Sifat Ini

Kadangkala ilmu menjadi penyebab seseorang merasa dirinya lebih pintar, lebih mengerti, lebih paham akan banyak hal. Padahal di dunia ini masih banyak yang lebih pintar darinya, seperti sebuah ungkapan “diatas langit masih ada langit” yang maksudnya adalah sealim apapun seseorang pasti ada yang lebih pintar darinya.

Orang yang berilmu seharusnya menunjukkan sikap yang baik dan sopan kepada siapapun bukan malah merasa paling mulia dengan kelebihannya. Kisah iblis yang diciptakan lebih dulu daripada Nabi Adam kiranya cukup untuk pelajaran berharga bagi setiap orang yang berilmu. Iblis dimurkai oleh Allah dikarenakan sikap sombongnya, merasa lebih baik dari Nabi Adam. Padahal amal ibadah serta ilmu dan pengalamannya lebih banyak.

Abu Naim al-Asfihani dalam karyanya yang berjudul Hilyat Al-Aulia mengutip perkataan Abi Hazim,

ﻻ ﺗﻜﻮﻥ ﻋﺎﻟﻤﺎ ﺣﺘﻰ ﻳﻜﻮﻥ ﻓﻴﻚ ﺛﻼﺙ ﺧﺼﺎﻝ: ﻻ ﺗﺒﻐﻲ ﻋﻠﻰ ﻣﻦ ﻓﻮﻗﻚ، ﻭﻻ ﺗﺤﺘﻘﺮ ﻣﻦ ﺩﻭﻧﻚ، ﻭﻻ ﺗﺄﺧﺬ ﻋﻠﻰ ﻋﻠﻤﻚ ﺩﻧﻴﺎ

Engkau tak akan mencapai derajat orang yang alim sebelum memiliki tiga hal ini. Pertama, Jangan memusuhi orang yang lebih tinggi derajatnya daripada dirimu. Kedua, jangan pernah meremehkan orang yang lebih rendah derajatnya daripada dirimu. Ketiga, Jangan kau gadaikan ilmumu untuk kepentingan sesaat (dunia).

Dari penjelasan ini, orang alim baik ustadz, kyai, ajengan, cendekiawan harus mencerminkan akhlak seorang yang ahli ilmu bukan mencerminkan  akhlak seorang preman karena hal itu akan menjatuhkan harga dirinya sendiri dihadapan khalayak masyarakat umum. Maka dari itu jaga ucapan dan perbuatan agar engkau menjadi orang yang mulia dihadapan Allah dan makhluk-Nya.

Bagikan

moh afif sholeh

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *