Kategori Air Mata yang Dapat Menghapus Dosa

Manusia diciptakan oleh Allah dengan dibekali akal, ruh serta memiliki sensitivitas yang tinggi. Air mata merupakan salah satu tanda yang menunjukkan bahwa seseorang merasakan sesuatu baik yang menyenangkan ataupun menyedihkan.

Manusia diciptakan oleh Allah dengan dibekali akal, ruh serta memiliki sensitivitas yang tinggi. Air mata merupakan salah satu tanda yang menunjukkan bahwa seseorang merasakan sesuatu baik yang menyenangkan ataupun menyedihkan.

Baca juga: http://masholeh.com/allah-akan-menerima-taubat-hambanya-ini-syaratnya/

Abu Naim al-Asfihani mengutip penjelasan dari Zaid bin Maisarah,

البكاء من سبعة أشياء: من الفرح، والحزن، والفزع، والوجع، والرياء، والشكر، وبكاء من خشية الله، فذلك الذي تطفي الدمعة منه أمثال الجبال من النار

Menangis terbagi menjadi tujuh kategori yaitu disebabkan karena rasa senang, merasakan kesedihan, sedang kaget, atau merasakan sakit, bahkan untuk pamer (mendapatkan pujian manusia), atau sebagai ungkapan syukur dan menangis karena takut kepada Allah. Hal ini mampu meredam dari kobaran api neraka.

Baca juga: http://masholeh.com/hati-hati-bila-syaitan-membisikkan-ini/

Dalam keterangan sebuah hadits Nabi

عن أنس رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال من ذكر الله ففاضت عيناه من خشية الله حتى يصيب الأرض من دموعه لم يعذب يوم القيامة رواه الحاكم

Artinya:”Diriwayatkan dari Anas bin Malik, Nabi Muhammad Saw bersabda: “Barangsiapa yang mengingat (dzikir) kepada Allah kemudian meneteskan air mata karena takut kepada Allah sampai menetes ke tanah maka ia tak disiksa pada hari kiamat. (HR. Hakim).

Baca juga: http://masholeh.com/ini-keistimewaan-orang-yang-bertaubat/

Menurut Imam al-Munawi dalam Faidhul Qadir menjelaskan bahwa orang yang berdzikir kemudian menangis sampai mengeluarkan air mata karena takut kepada Allah maka ia termasuk orang yang selamat dan mendapatkan ketenangan di akhirat kelak.

Maka dari itu, seorang muslim dianjurkan untuk memperbanyak menangisi dirinya sendiri dikarenakan banyaknya dosa yang ia lakukan, serta menyiapkan diri untuk bekal di dunia dan di alam keabadian.

Leave a Reply