Kegelapan sebelum Kiamat dan Cara Meneranginya

Manusia tak mampu melihat sesuatu bila berada dalam kegelapan tanpa adanya penerangan. Hal ini juga diumpamakan bila seseorang tak memiliki tujuan yang jelas, maka hidupnya seolah mengikuti arah angin yang tak tau ujungnya.

Ahmad Shihabuddin bin Salamah al-Qalyubi dalam kitab an-Nawadir mengutip nasehat Abu Bakar As-Siddiq yang menjelaskan bahwa ada empat kategori kegelapan dan cara menanganinya.

baca juga Ini Cara Mendapatkan Hidayah Allah

Pertama, Dosa menjadikan kegelapan dalam diri manusia, solusinya agar menjadi terang, tidak lain harus dengan bertaubat yang bersungguh-sungguh.

Kedua, Alam kubur sangatlah gelap, agar menjadi terang dengan cara memperbanyak membaca kalimat Tahlil atau ucapan La Ilaha Illa Allahyang intinya selalu mengesakan-Nya.

baca juga Tafsir Surat Al-Fatihah Ayat 6 tentang Cara Mendapatkan Hidayah

Ketiga, Hari kiamat sebagai tempat kegelapan yang seluruh makhluk Taka ada yang mengetahui nasibnya, agar menjadi terang menghadapinya harus memperbanyak amal kebaikan.

KeempatShirat al-Mustaqim sangatlah gelap gulita. Penerangnya adalah keyakinan yang benar kepada Allah dan melakukan perintah-Nya dengan didasari ilmu yang menjadikan hati semakin kuat.

Keempat penerang ini bila diamalkan, maka persoalan yang akan dihadapi selalu dimudahkan jalannya.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *