Keistimewaan Imran Bin Hushain: Malaikat Selalu Memberikan Salam Kepadanya

Nama lengkapnya adalah Abu Najid Imran bin Hushain bin Ubaid bin Khalaf Al Aslami Al Khuza’i nisbat kepada kabilah Khuza’ah.

Imam Qutaibah ad Dinawari dalam kitab Al Ma’arif menjelaskan bahwa Imran bin Hushain termasuk Sahabat yang masuk Islam saat perang Khaibar.

Sedangkan menurut imam Ibnu Al Atsir dalam Al Kamil fi At Tarikh menegaskan bahwa Imran  bin Hushain merupakan Qadi di daerah Basrah juga pengajar di sana atas perintah Khalifah Umar bin Khattab.

Imam Abu Ishak As Syairazi dalam Tabaqat Al-Fuqaha mengutip pendapat Imam Yahya bin Sa’id Al Qatthani menjelaskan bahwa tidak ada sahabat Nabi Muhammad yang hijrah ke Basrah  melebihi Imran bin Hushain dalam kedudukan dan keunggulannya.

Kisah Imran bin Hushain Mendapatkan Salam dari Malaikat

Imam Nawawi dalam Syarah Muslim menjelaskan bahwa Imran bin Hushain memiliki penyakit bawasir yang sudah akut namun dirinya selalu bersabar.

Imam Bukhari meriwayatkan sebuah hadist yang berbunyi:

ﻋﻦ ﻋﻤﺮاﻥ ﺑﻦ ﺣﺼﻴﻦ ﺭﺿﻲ اﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ، ﻗﺎﻝ: ﻛﺎﻧﺖ ﺑﻲ ﺑﻮاﺳﻴﺮ، ﻓﺴﺄﻟﺖ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻋﻦ اﻟﺼﻼﺓ، ﻓﻘﺎﻝ: ﺻﻞ ﻗﺎﺋﻤﺎ، ﻓﺈﻥ ﻟﻢ ﺗﺴﺘﻄﻊ ﻓﻘﺎﻋﺪا، ﻓﺈﻥ ﻟﻢ ﺗﺴﺘﻄﻊ ﻓﻌﻠﻰ ﺟﻨﺐ»رواه البخاري

Artinya:

Diriwayatkan dari Imran bin Hushain Radhiyallahu Anhu berkata: Aku mempunyai penyakit bawasir, lantas aku bertanya kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam tentang urusan shalat. Kemudian Rasulullah bersabda: Shalat lah kamu dalam keadaan berdiri, jika tak mampu maka duduklah, bila tak mampu maka sambil tiduran. (HR. Bukhari).


Hal inilah yang menjadikan Imran bin Hushain selalu mendapatkan salam dari para Malaikat. Imam Nawawi mengutip penjelasan Imam Al Qurthubi bahwa Imran bin Hushain yang mendapatkan salam dari Malaikat sebagai bentuk penghormatan kepadanya.

Imam Ar Razi dalam tafsirnya menjelaskan bahwa Allah mengkategorikan dosa yang dilakukan orang mukmin menjadi dua. Pertama, dosa yang terhapus disebabkan sabar saat menghadapi musibah di dunia. Kedua, Allah mengampuni dosa saat seseorang hidup di dunia.

Menurut Ibnu Qutaibah, Imran bin Hushain meninggal dunia pada masa sahabat Muawiyah memimpin daulah Umayyah dan meninggal di Basrah pada tahun 52 H.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)