Keistimewaan Sholawat Dzuriyyah yang Perlu Diamalkan

Menjadi orang tua memang sebuah perjalanan. Perjalanan panjang yang tidak ada duanya, yang dilakukan sepanjang masa. Dan memang perjalanan ini bukanlah perjalanan yang mudah, mulus, sesuai harapan tanpa dinamika.

Selalu ada tantangan, aral terjal berliku sampai mengalirkan air mata di dalamnya. Namun disitulah letak keberkahan perjalanan ini. Karena dari kesulitan kita akan belajar. Dari kelelahan kita tau makna berjuang. Dari penatnya perjalanan tersebut kita tersadar betapa banyaknya kekurangan diri.

Bagaimanapun kondisi orang tua, pasti menginginkan anaknya menjadi baik sesuai harapan. Menurut dawuh K.H. Ahmad Idris Marzuki, “Orang yang ahli baca shalawat dzuriah, anaknya akan gampang menjadi orang alim. Shaleh akhlaq dan tingkah lakunya. Kecerdasannya itu lain.”

Baca juga:

Namun perlu diingat ini hanya merupakan salah satu bentuk ikhtiar (usaha) kita sebagai orang tua. Selebihnya hanya tawakkal kepada Allah SWT untuk hasil akhir. Tak perlu sampai memaksakan kehendak kepada anak. Dampingi anak disampingnya selama yang dilakukannya tidak melanggar aturan syariat.

Berikut teks bacaan Sholawat Dzuriyyah

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيــِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَاَزْوَاجِهِ وَذُرِّيِّـــــتِهِ وَأَهْلِ بَــيْــتِهِ عَدَدَ مَا فِى عِلْمِكَ صَلَاةً دَائِمَةً بِدَوَامِ مُلْكِ اللهِ

Artinya :
“Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan kasih sayang kepada junjungan kita nabi Muhammad beserta keluarga, sahabat, istri, keturunan dan ahlul baitnya sebanyak hitungan ilmu-Mu, dengan rahmat dan kasih sayang yang abadi seperti Abadinya kerajaan-Mu”

Semoga kita berhasil mengantarkan anak-anak kita dekat kepada Rabb nya. Amin

Wallahu a’lam bisshhowab

Siti Rohimah, S.S.I

Seorang yang tertarik di bidang sastra dan literasi