Kenapa Sih Harus Ada Cobaan? Ini Hikmahnya

“Allah memang tak adil, orang kaya semakin bertambah kekayaannya, orang miskin bertambah tak mempunyai apa-apa”

Kalimat diatas merupakan ungkapan kekesalan seseorang yang mengeluh akan  kekurangan dalam dirinya, baik dari segi materi atau urusan ekonomi. Seharusnya ia tak perlu berburuksangka kepada Allah, karena pada hakikatnya manusia sudah diberikan fasilitas yang lengkap berupa akal pikiran, juga kesempatan dan kesehatan sebagai modal utama untuk mencari kebutuhan sehari-hari.

Manusia akan naik derajat atau kedudukannya dihadapan Allah dan makhluknya bila ia kuat dalam menghadapi segala ujian atau cobaan kehidupan. Sahabat Ali bin Abi Thalib pernah berkata:

الله يختبر عباده بأنواع الشدائد ، ويتعبدهم بأنواع المجاهد ، ويبتليهم بضروب المكاره إخراجاً للتكبر من قلوبهم ، وإسكاناً للتذلل في نفوسهم . وليجعل ذلك أبواباً فتحاً إلى فضله ، وأسباباً ذللاً لعفوه

Allah akan menguji hamba-hamba-Nya dengan berbagai macam ujian berat,  juga mencatat segala usaha sebagai bentuk ibadah dan mengujinya dengan berbagai macam cobaan. Tujuannya adalah agar manusia tak memiliki hati yang sombong, selalu rendah hati, juga sebagai kunci mendapatkankan anugerahnya dan membuka pintu pengampunan-Nya.

Bila manusia memahami segala cobaan hidup yang ia rasakan merupakan proses pendewasaan diri agar selalu menjadi Pribadi yang baik maka ia akan selalu berusaha dan berdoa serta selalu positif thinking kepada-Nya.

Bagikan

moh afif sholeh

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *