Kisah Khalid bin Walid Meminum Racun

Salah satu sahabat Nabi yang  dikenal keberaniannya dalam medan pertempuran adalah Khalid bin Walid. Bahkan ia dijuluki  sebagai pedang Allah yang terhunus dan pernah menjadi panglima tertinggi.

Iman Ar-Razi dalam Tafsirnya mengkisahkan tentang seorang Majusi (penyembah api) yang meminta kepada Khalid bin Walid untuk memperlihatkan sebuah ayat atau tanda supaya dirinya yakin untuk memeluk agama Islam.

Khalid bin Walid lantas berkata:

“Berikan kepadaku racun yang mematikan,”

Kemudian seorang Majusi tadi membawakan racun untuknya. Lantas Khalid bin Walid mengambil dengan tangannya dan memulai dengan membaca basmalah. Lalu ia meminum racun semuanya. Atas izin dari Allah, Khalid bin Walid selamat tak terkena efek dari racun tersebut.

Melihat kejadian ini, orang Majusi tadi berkomentar:

“Ini baru agama yang benar,”

Melihat kejadian tersebut, seorang Majusi tadi lantas masuk Islam dan beriman kepada Allah SWT.

Dari sini kisah diatas dapat dipahami bahwa peranan basmalah sangat penting bagi kehidupan terutama bila dikaji dan diteliti secara mendalam akan terkuak banyak hal, diantaranya adalah Allah lebih mengedepankan sifat kasih sayangnya kepada semua ciptaannya daripada mengedepankan siksa maupun murkanya.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *