pesan abu darda'

Kisah Nabi yang Mengalami 3 Kegelapan

Setiap Nabi dan Rasul diuji oleh Allah dengan berbagai ujian yang diterima terutama saat menghadapi umat selalu yang menentang kepadanya. Pada dasarnya, para Nabi dan Rasul juga merasakan seperti yang dirasakan oleh orang lain seperti lapar, dahaga, senang, bahkan kesedihan yang mendalam.

Salah satu Nabi yang diberikan ujian oleh Allah merasakan 3 kegelapan dalam hidupnya adalah Nabi Yunus Alaihissalam.

Penjelasan ini tertuang dalam Al Qur’an yang berbunyi:

وَذَا النُّونِ إِذ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ أَن لَّن نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادَىٰ فِي الظُّلُمَاتِ أَن لَّا إِلَٰهَ إِلَّا أَنتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنتُ مِنَ الظَّالِمِينَ (87

Artinya:
Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: “Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim”.
(QS. Al Anbiya: 78)

Baca juga:

Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa Nabi Yunus diutus oleh Allah kepada kaum yang mendiami daerah Neinawi bagian dari Mousul. Usaha dakwahnya tidak diterima dengan baik bahkan ditentang oleh kaumnya.

Setelah usahanya dirasa gagal, Nabi Yunus mengingatkan kepada mereka agar segera beriman kepada Allah dan bertaubat supaya adzab tak segera turun.

Setelah Nabi Yunus menyampaikan misi dakwahnya, ia memutuskan pergi dari daerah tersebut bersama para penumpang perahu. Saat diperjalanan ini, perahu yang ia tumpangi mengalami masalah dan mengharuskan ada pengurangan penumpang.

Akhirnya diadakan undian beberapa kali dan keluar nama Nabi Yunus secara berurutan.
Lantas, ia menceburkan diri ke lautan. Lalu Allah mengirim seekor ikan besar yang menelannya dengan tujuan untuk menyelamatkan Nabi Yunus.

Imam Thabari dalam Tafsirnya menjelaskan bahwa Nabi Yunus Alaihissalam pernah mengalami 3 kegelapan. Pertama. Kegelapan saat di malam hari. Kedua. Kegelapan di dasar lautan. Ketiga. Kegelapan di dalam perut ikan.

Doa Nabi Yunus Saat di dalam Ikan

Saat di dalam ikan, Nabi Yunus mengalami kesedihan yang mendalam. Lantas ia memperbanyak doa ini.

 لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَQ

La ilaha Illa Anta Subhanaka Inni Kuntu Minadzalimin

Artinya: Tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali engkau, Maha suci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang Dzalim.

Umat Islam dianjurkan agar selalu berdoa menggunakan doanya Nabi Yunus agar hajatnya terkabulkan karena di dalam doa ini menyimpan banyak hal. Pertama, ada Nama Allah yang Maha Agung. Kedua, Menafikan semua Tuhan kecuali Allah semata, hal ini sebagai pengakuan diri akan keesaan Allah. Ketiga, ada ungkapan penyesalan dan pengakuan diri atas dosa yang telah dilakukan. Hal-hal inilah yang menjadikan orang yang membaca doa ini akan dikabulkan keinginannya.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)