Kisah Taubatnya Ulama’ yang Bernama Busyra al Hafi

Dalam sejarah Islam dikenal banyak tokoh yang menginspirasi dunia, baik dalam karya tulisnya maupun kisah-kisah kehidupannya.

Salah satu kisah inspiratif adalah Taubatnya seorang Ulama’ besar yang bernama Busyra al-Hafi yang lahir pada tahun 152 H dan meninggal pada tahun 277 H.

Kisah ini termuat dalam kitab Tabaqat al-Aulia karangan Ibnu al-Mulaqqin. Ia mengkisahkan bahwa suatu hari Busyra al-Hafi sedang bepergian, di perjalanan ia mendapatkan sebuah kertas yang berisi tulisan Ismu Allah (Nama Allah) yang telah terinjak-injak oleh kaki manusia, kemudian ia mengambilnya, lalu Membersihkan kertas itu, lantas membelikan minyak agar menjadi wangi dengan uang satu dirham yang ia miliki. Setelah bersih dan wangi ia menempatkan tulisan tadi didinding dengan tujuan untuk memuliakan Ismu Allah (nama Allah).
Setelah kejadian itu, ia bermimpi ada suara yang terdengar berbunyi:

” Wahai Busyra! seperti engkau telah memuliakan namaku, maka akan Aku muliakan namamu di dunia dan akhirat”.

Dari kisah ini dapat diambil pelajaran bahwa seorang mukmin harus memuliakan Al-Qur’an atau tulisan yang di dalamnya ada Asma Allah dengan tidak meletakkannya ditempat yang remeh, atau dilantai karena hal itu akan terinjak oleh kaki Manusia.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *