Lakukanlah Enam Hal Ini agar tak Kalah dengan Orang Lain

Kehidupan di dunia ini diibaratkan sebuah kompetisi yang akan dicari para pemenangnya, mereka menyibukkan diri dengan menyusun strategi dan berusaha semaksimal mungkin agar menjadi yang terbaik di hadapan Allah dan di hadapan manusia.

Berapa banyak orang yang tersungkur, kalah sebelum Medan laga berakhir. Ada yang gagal gara-gara terlena, tergiur kepentingan sesaat, ada juga yang gagal mendekati kompetisi akan berakhir.

Baca juga: https://masholeh.com/ini-tanda-tanda-orang-beruntung/

Abu al-Lais as-Samarkandi dalam Tanbih al-Ghafilin mengutip perkataan orang bijak tentang enam hal bila dilakukan maka ia akan menjadi pemenang dalam kebaikan yang akan mengalahkan orang lain.

Pertama, bila orang lain menyibukkan diri untuk berbuat kebaikan maka kamu harus lebih baik dalam mengamalkan kebaikan itu.

Kedua, Bila orang lain melakukan hal-hal mulia maka sibukkan dirimu untuk menyempurnakan hal-hal yang menjadi kewajiban dirimu.

Baca juga: https://masholeh.com/beruntung-orang-yang-pintar-mengatur-waktu/

Ketiga, Bila orang lain memperbaiki diri dikala terang-terangan banyak orang maka sibukkan dirimu untuk memperbaiki diri secara rahasia atau sembunyi-sembunyi.

Keempat, Bila orang lain sibuk mengurusi aib (cacat) orang lain maka hitunglah kekurangan yang ada pada dirimu.

Kelima, Bila orang lain terlena dalam urusan dunia maka sibukkanlah dirimu akan urusan akhirat.

Keenam, Bila orang lain menyibukkan diri untuk mencari popularitas dihadapan manusia maka sibukkan dirimu untuk mendekatkan diri kepada Tuhanmu.

Baca juga: https://masholeh.com/kunci-sukses-bangsa-menjadi-makmur/

Dari penjelasan ini, orang yang beruntung akan selalu hati-hati dalam melangkah dan bertindak sehingga ia tak terlena gemerlapan dunia apalagi yang sifatnya sementara. Ia juga selalu mengukur diri agar kekurangannya menjadi nilai lebih sehingga segala rintangan ataupun kegagalan yang ia rasakan berubah menjadi energi positif sebagai modal kesuksesan di masa depannya.

Bagikan

moh afif sholeh

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *