Manusia Ada Tiga Tingkatan Lho, Kamu yang Mana?

Manusia dalam urusan adab dibagi menjadi tiga tingkatan, kamu tingkatan yang mana?

Manusia diciptakan oleh Allah mempunyai kelebihan dan kelemahan. Ini bertujuan agar dirinya selalu memotivasi agar selalu mengembangkan kelebihannya ini dengan berbagai cara sehingga menjadi manusia yang unggul dan utama, begitu juga ia harus memperbaiki kekurangannya supaya menjadi lebih baik lagi.

Manusia yang beruntung adalah orang yang selalu mengoreksi diri sehingga sadar akan anugerah yang telah diberikan Tuhan kepadanya. bila hal ini sudah dilakukan maka ia tercatat orang yang bersyukur dan akan dinaikkan derajatnya dihadapan semua makhluk-Nya.

Imam Qusyairi dalam Risalahnya mengutip perkataan Abu Nasr At-Thusi yaitu:

اﻟﻨﺎﺱ ﻓﻲ اﻷﺩﺏ ﻋﻠﻰ ﺛﻼﺙ ﻃﺒﻘﺎﺕ

Manusia dalam urusan adab dibagi menjadi tiga tingkatan:

Pertama, Ahli Dunia. Kebanyakan adab mereka dalam urusan fasih dalam berbahasa dan berbicara, serta memiliki banyak ilmu dengan banyaknya hafalan mereka.

Kedua, Ahli Agama. Fokus kajian mereka yaitu dalam hukum dan mengetahui perilaku nafsu dan anggota badan serta menjaga dari segala larangan.

Ketiga, Golongan Khusus yang berfokus pada penyucian hati serta menjaga seluruh waktu untuk selalu ingat kepada Allah dengan cara mengamalkan hal-hal yang mendekatkan kepada-Nya.

Dari penjelasan ini, manusia harus menjaga diri agar tak merasa paling benar, paling baik, paling kaya, paling berilmu, karena diatas langit masih ada langit, maka dari itu manusia harus menyadari kekurangan dalam dirinya sehingga tak mudah menyalahkan orang lain.

Leave a Reply