Pahami Hikmah Ujian Kehidupan Ini Supaya Dirimu Beruntung

Segala sesuatu yang ada dia alam semesta ini tidaklah wujud dengan sendirinya, namun ada yang menciptakannya yaitu Dzat yang tak seperti makhluknya, tak membutuhkan segala sesuatu, serta tak menempati ruang maupun waktu, Ia menciptakan segala makhluknya menyimpan banyak hikmah yang terkandung di dalamnya, tinggal tugas manusia adalah menggali serta mencari hakikat sesuatu agar lebih mengenal keagungan-Nya.

Salah satu hikmah adanya kehidupan dan kematian tidak lain agar manusia menjadi makhluk yang baik amal perbuatannya, baik dengan Allah sebagai penciptannya maupun baik dengan manusia maupun makhluk yang lain. Jika manusia memahami tujuan ini, ia akan selalu waspada, berpikir terlebih dahulu sebelum ia bersikap.

Begitu juga Allah memberikan ujian kehidupan kepada manusia dengan banyak tujuan, hal ini seperti perkataan Abu Bakar Abdullah bin Thahir al-Abhari yang dikutip oleh Abu Abdurrahman as-Sulami dalam Tabqat as-Sufiyah:

فى المحن ثلاثة أشياء: تطهير، وتكفير، وتذكير. فالتطهير من الكبائر والتكفير من الصغائر؛ والتذكير لأهل الصفاء

Ada tiga kategori ujian kehidupan: Pertama, bertujuan untuk membersihkan dosa-dosa besar (Tathir), Kedua, Menghapus dosa-dosa kecil (Takfir), Ketiga, peringatan bagi orang yang bersih hatinya (Tadzkir).

Dari sini dapat dipahami bahwa segala ujian kehidupan meliputi hidup, kematian, kekayaan, harta, tahta, wanita, cinta, talenta, Toyota, bahkan Unta, merupakan ujian kepada manusia, ia mau bersyukur atau kufur, ia mau berbuat kebaikan atau kejahatan, ia mau untung atau orang yang buntung, ia mau hidup mulia atau menjadi orang yang hina. Allah telah memberikan akal kepadanya agar mau berpikir tentang masa depannya tak hanya di dunia maupun alam setelahnya yang dibutuhkan adalah bekal cukup selama perjalanan yang penuh rintangan dan tantangan bagi siapa saja yang mau melewatinya, maka berhati-hatilah agar kamu tak kalah serta merasa bersalah disebabkan cukup terlalu lelah.

baca juga: http://masholeh.com/empat-macam-contoh-kehidupan-dan-tujuannya/

Maka beruntung sekali orang yang mau menghadapi segala ujian ini dengan kesabaran yang tinggi dan penuh akan energi sehingga hidupnya tak merugi.

 

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *