Menakar Kedermawanan Seorang Pemimpin - masholeh.com
0 views
Politik Ala Nabi

MULIA DUNIA AKHIRAT

Setiap orang selalu mengharapkan kehidupan diri dan keluarga semakin baik dengan tercukupi ekonominya serta tenteram keluarganya dan juga mendapat kedudukan yang tinggi dihadapan Allah dan dihadapan manusia. Sayangnya itu sekedar harapan saja tanpa ada langkah kongkrit untuk merealisasikan impiannya.

Kunci sukses seorang pemimpin harus memiliki empat hal sebagai  proses untuk mencapai kedudukan yang mulia. Abu Abdurrahman As-Sulami dalam Tabaqat as-Sufiyyah mengutip perkataan Seorang Ulama’ besar yang bernama Sirri as-Siqthi, ia pernah berkata:

ﺃﺭﺑﻊ ﺧﺼﺎﻝ ﺗﺮﻓﻊ اﻟﻌﺒﺪ اﻟﻌﻠﻢ ﻭاﻷﺩﺏ ﻭاﻷﻣﺎﻧﺔ ﻭاﻟﻌﻔﺔ

Ada empat hal yang akan mengangkat derajat seseorang: Pertama, Ilmu. Kedua, etika yang baik. Ketiga, amanah. Keempat, menjaga harga diri.

Diantara karakter manusia ada yang  dermawan juga yang pelit alias perhitungan. Orang dermawan  akan selalu dicintai oleh Allah dan makhluk-Nya karena kedermawanannya ini membawa dampak positif di masa depan serta menjalin hubungan yang baik antar sesama.

Bila seorang pemimpin mempunyai sikap yang dermawan kepada bawahannya niscaya ia akan selalu dikenang kebaikannya dengan catatan tak sampai menghabiskan materi yang ia miliki.

Imam Al-Mawardi dalam kitab Tashilun Nadzar wa Ta’jilu Dafar Fi Akhlak Al-Muluk membagi empat kategori Kedermawanan seorang pemimpin.

أحدهما ملك سخي على نفسه سخي على رعيته

Pertama, Pemimpin yang dermawan kepada dirinya dan kepada rakyatnya.

والثاني ملك بخيل على نفسه بخيل على رعيته

Kedua, Pemimpin yang pelit kepada dirinya dan kepada rakyatnya.

والثالث ملك سخي على نفسه بخيل على رعيته

Ketiga, Pemimpin yang dermawan kepada dirinya serta pelit kepada rakyatnya.

والرابع ملك بخيل على نفسه سخي على رعيته

Keempat, Pemimpin yang pelit kepada dirinya serta dermawan kepada rakyatnya.

Dari keempat kriteria ini, pemimpin yang sukses adalah yang menghargai diri sendiri dengan tak terlalu pelit kepada dirinya serta dermawan kepada rakyat atau bawahannya. Kesuksesan terjalin bila seorang atasan mau mengahargai bawahannya karena pada prinsipnya seseorang ingin dihargai, dihormati pendapat dan usahanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.