Menakar Kedermawanan Seorang Pemimpin

Diantar karakter manusia ada yang  dermawan juga yang pelit alias perhitungan. Orang dermawan  akan selalu dicintai oleh Allah dan makhluk-Nya karena kedermawanannya ini membawa dampak positif di masa depan serta menjalin hubungan yang baik antar sesama.

Bila seorang pemimpin mempunyai sikap yang dermawan kepada bawahannya niscaya ia akan selalu dikenang kebaikannya dengan catatan tak sampai menghabiskan materi yang ia miliki.

Imam Al-Mawardi dalam kitab Tashilun Nadzar wa Ta’jilu Dafar Fi Akhlak Al-Muluk membagi empat kategori Kedermawanan seorang pemimpin.

أحدهما ملك سخي على نفسه سخي على رعيته

Pertama, Pemimpin yang dermawan kepada dirinya dan kepada rakyatnya.

والثاني ملك بخيل على نفسه بخيل على رعيته

Kedua, Pemimpin yang pelit kepada dirinya dan kepada rakyatnya.

والثالث ملك سخي على نفسه بخيل على رعيته

Ketiga, Pemimpin yang dermawan kepada dirinya serta pelit kepada rakyatnya.

والرابع ملك بخيل على نفسه سخي على رعيته

Keempat, Pemimpin yang pelit kepada dirinya serta dermawan kepada rakyatnya.

Dari keempat kriteria ini, pemimpin yang sukses adalah yang menghargai diri sendiri dengan tak terlalu pelit kepada dirinya serta dermawan kepada rakyat atau bawahannya. Kesuksesan terjalin bila seorang atasan mau mengahargai bawahannya karena pada prinsipnya seseorang ingin dihargai, dihormati pendapat dan usahanya.

Bagikan

moh afif sholeh

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *