Menikah di Bulan Muharram, Apakah Terlarang? - masholeh.com
0 views

Menikah di Bulan Muharram, Apakah Terlarang?

Menikah merupakan anjuran serta Sunnah Nabi Muhammad SAW terutama bagi orang yang telah mampu dari segi biaya pernikahan mulai mahar, biaya nafkah sehari-hari dan juga khawatir terjerumus ke dalam perzinahan. Pernikahan merupakan sarana untuk melegalkan hubungan badan antara suami dan istri sesuai tuntunan ajaran agama Islam.

Menikah merupakan anjuran serta Sunnah Nabi Muhammad SAW terutama bagi orang yang telah mampu dari segi biaya pernikahan mulai mahar, biaya nafkah sehari-hari dan juga khawatir terjerumus ke dalam perzinahan. Pernikahan merupakan sarana untuk melegalkan hubungan badan antara suami dan istri sesuai tuntunan ajaran agama Islam.

Baca juga: https://masholeh.com/ketahuilah-ibadah-ini-disyariatkan-sampai-surga/

Akad nikah boleh dilakukan kapan saja tak terkait waktu kecuali saat sedang ihram haji dan umrah maka dilarang. Seringkali terjadi di masyarakat ada anggapan bahwa akad nikah sebaiknya tak dilakukan pada bulan Muharram. Benarkah demikian?

Dalam Fatawa Dar Al-ifta Al-Misriyyah dijelaskan bahwa tak perlu ditakuti apalagi didasari dengan rasa pesimis untuk mengadakan akad nikah dibulan Muharram bahkan agama tak melarang mengadakan akad nikah pada hari-hari tertentu seperti dibulan Muharram maupun shafar karena tak ada dalil yang melarang akan hal itu kecuali bagi orang yang sedang ihram haji ataupun umrah.

Baca juga: https://masholeh.com/akad-nikah-sah-walau-tanpa-adanya-resepsi/

Putri Nabi yang bernama Siti Fatimah menikah dengan Ali bin Abi Thalib pada bulan Shafar. Ada juga ulama yang mengatakan pada awal bulan Muharram.

Dari sini dapat dipahami bahwa menikah dibulan Muharram sangat diperbolehkan. Dan mitos-mitos yang berkembang seputar pernikahan di bulan itu sebaiknya tak didramatisir sehingga menjadi hal yang menakutkan. Pada prinsipnya segala adat kebiasaan yang bertentangan dengan ajaran agama maka sebaiknya ditinggalkan terutama pernikahan merupakan anjuran bagi siapapun yang telah mampu dan khawatir berbuat hal yang terlarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *