Ilmu Al-Qur'an

Menyelami Keistimewaan Al-Qur’an

Allah menurunkan Kitab-kitab suci kepada para Nabi-Nya, tidak lain sebagai petunjuk kepada manusia agar kehidupannya semakin tertata dan bermakna. Diantara kitab suci yang diturunkan kepada Nabi akhir zaman yaitu Al-Qur’an.

Menurut Muhammad Ibrahim al-Hafnawi dalam kitab Dirasat fi Ushuliyyat fi al-Qur’an menyatakan bahwa banyak keistimewaan yang harus digali, dan dipelajari sehingga tercapai pemahaman dan pengamalan yang benar, diantaranya adalah:

Pertama, Al-Qur’an merupakan kalam Allah, tak tercampur sedikit pun dengan perkataan makhluk-Nya.

Kedua, Al-Qur’an memberikan kemudahan bagi yang hendak membaca bahkan menghafalnya dengan serius. Hal ini berbeda dengan kitab-kitab sebelumnya.

Ketiga, turunnya Al-Qur’an secara mutawatir atau diriwayatkan oleh banyak orang yang tak mungkin ada penyelewengan (kebohongan) di dalamnya.

Keempat, Al-Qur’an kitab suci yang kekal tak pernah usang dimakan oleh waktu, karena selalu dijaga oleh Allah melalui para penghafal Al-Qur’an atau melalui para Ulama’ yang konsen dalam bidang ini.

Kelima, Al-Qur’an sebagai Kitab pedoman hidup manusia yang sangat komprehensif, tak hanya membahas akidah saja, namun membahas banyak hukum, akhlak, Kisah-Kisah orang yang baik maupun orang yang durhaka, muamalah sesama manusia, baik pribadi maupun golongan dan lainnya.

Dengan adanya keistimewaan diatas, seyogyanya umat Islam lebih serius dalam mengkajinya sehingga mampu memahami firman Allah dengan benar dan pada akhirnya Al-Qur’an sebagai pedoman yang benar-benar dijalankan bukan untuk pajangan semata, terutama dengan mengajari keluarga, teman, bahkan masyarakat yang belum mampu membacanya, dan mengkaji isinya agar al-Qur’an sebagai pondasi kehidupan umat Islam.

Bagikan

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *