mencela orang meninggal

Mimpi Bertemu Orang telah Meninggal, Ini Pertanda Apa?

Pada hakikatnya,  meninggal dunia atau kematian merupakan proses keluarnya ruh dari jasad seseorang. Kemudian akan memasuki alam baru yaitu alam barzah sebagai alam penantian menuju akhirat.

Banyak orang salah kaprah menganggap bahwa orang yang telah mati sudah tak bisa apa-apa, padahal sebagian mereka masih beraktivitas seperti layaknya saat hidup di dunia ini. Hal yang membedakan adalah amal perbuatannya sudah tak terkait pahala maupun dosa. Mereka beramal untuk tasyrif (kemuliaan diri semata) misalnya saat Nabi Muhammad Sedang Isra’ dan Mi’raj dipertemukan dengan para Nabi dan Rasul bahkan Shalat Fardhu hanya diwajibkan lima waktu atas rekomendasi Nabi Musa untuk meminta keringanan. Hal ini sesuai Hadist Nabi

عن أنس بن مالك: قال النبي صلى الله عليه وسلم: ” ففرض الله عز وجل على أمتي خمسين صلاة، فرجعت بذلك، حتى مررت على موسى، فقال: ما فرض الله لك على أمتك؟ قلت: فرض خمسين صلاة، قال: فارجع إلى ربك، فإن أمتك لا تطيق ذلك. رواه البخاري

Artinya: Diriwayatkan dari Anas bin Malik, Nabi bersabda: Allah telah mewajibkan untuk umatku lima puluh waktu shalat. Kemudian Aku kembali dengan menerima perintah tadi sampai bertemu Nabi Musa. Lantas beliau bertanya: Kewajiban apa yang harus dilakukan oleh umatmu? Lantas aku menjawab:” Allah mewajibkan shalat lima puluh waktu. Kemudian Beliau menasehati: kembali kepada Tuhanmu, Umatmu tak mampu menjalankannya. (HR. Bukhari).

Dari sini dapat dipahami bahwa Nabi Musa sudah meninggal ribuan tahun tetapi masih bisa beramal berupa nasehat yang diberikan kepada Nabi agar meminta keringanan atas diwajibkan shalat lima puluh waktu.

Imam Suyuthi dalam kitab Syarkhu as-Syudur mengutip pendapat Imam al-Yaf’i yang menyatakan bahwa orang yang melihat orang yang telah meninggal dunia dalam keadaan baik maupun buruk termasuk rahasia yang diungkap oleh Allah dengan tujuan sebagai kabar gembira, nasehat atau untuk kebaikan bagi orang yang meninggal dunia atau untuk menyelesaikan perihal hutangnya atau tujuan lain. Hal ini kebanyakan dalam kondisi bermimpi atau bertemu langsung sebagai bukti karamah para wali atau orang yang mendapatkan kedudukan mulia di sisi Allah.

Dari penjelasan diatas dapat dipahami  bahwa bila seseorang bertemu orang yang telah meninggal dunia lewat mimpi maka ada beberapa hikmah atau isyarat yang harus digali supaya bisa didapatkan  banyak manfaatnya.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *