Motivasi yang bikin Perubahan - masholeh.com
0 views

Motivasi yang bikin Perubahan

Bello seorang mahasiswa di Universitas ternama. Tepatnya pada Jurusan Hubungan Internasional. Ia sangat pemalu tapi mempunyai kemauan yang keras. Ia bercita-cita menjadi seorang diplomat ulung. Sejak sekolah dasar ia sudah menekuni dunia tulis menulis, hal ini menjadikanya dengan mudah mengukir setiap momen dalam kehidupannya.

Bello seorang mahasiswa di Universitas ternama. Tepatnya pada Jurusan Hubungan Internasional. Ia sangat pemalu tapi mempunyai kemauan yang keras. Ia bercita-cita menjadi seorang diplomat ulung. Sejak sekolah dasar ia sudah menekuni dunia tulis menulis, hal ini menjadikanya dengan mudah mengukir setiap momen dalam kehidupannya.

Dalam suatu kesempatan ia megikuti sebuah training yang diadakan fakultasnya, sayangnya motivatornya kurang terkenal, sehingga pesertanya sedikit.

Kesempatan ini tak disia-siakan, ia bertanya tentang banyak hal yang ia belum ketahui sebelumnya, sampai akhirnya ia meminta nomer telepon sang motivator karena dirasa masih ada yang belum terjawab.

“Besok sore datang ke gubuk saya jam 16.00” anjuran sang motivator.

“Iya pak, saya pasti datang, karena banyak pertanyaan di kepala saya,”

Keesokan harinya, Bello dari pagi telah menyiapkan segudang pertanyaan yang menjadi teka-teki dalam hidupnya, terutama cara merespon perkembangan zaman yang semakin canggih seperti saat ini.

Sesampainya disana ia memberikan bingkisan yang berisi makanan untuk sang motivator.

“lah kok repot-repot bawain bingkisan segala,”

“maaf ala kadarnya, karena sudah menjadi kebiasaan dari dulu,” tuturnya.

Setelah memasuki rumah sang motivator, ia dipersilahkan duduk, dan disuguhi secangkir kopi. Setelah membahas banyak hal, ada satu hal yang ia tanyakan tentang kebiasaan tuan rumah mendapatkan motivasi atau inspirasi kata-kata bijaknya.

“Bagaiman caranya bapak mendapatkan ide atau kata mutiara indahnya, serta cara menyikapi perkembangan zaman seperti saat ini?” ia bertanya dengan penasaran.

“Maksudnya?” ia pura-pura bertanya.

“Ooh, kalau bapak sering mendapatkan kata-kata bijak, ketika berkunjung ke tempat bersejarah, mulai museum, kota tua, atau yang lain, karena kita akan mengetahui masa lampau, kehebatan orang dulu serta kita mampu mengukur kekurangan, kelebihan potensi dalam diri kita, sehingga mampu merespon perubahan zaman dengan bijak, tidak cepat kaget mendengar hal- hal yang aneh, lalu saya cerna, serta ditulis, dikoreksi, sehingga menjadi motivasi bagi diri saya sendiri, dan orang lain,” tuturnya.

“Hanya itukah resepnya?” ia semakin penasaran.

“Ia betul, orang akan bijaksana ketika tahu sejarah, karena hidup akan terarah, tidak salah kaprah,”

“luar biasa kata-kata bijaknya, berhubung sudah malam, saya pamit dulu, lain kali saya berkunjung lagi, terima kasih,” Ia sambil salaman.

Ilmu yang bello dapatkan langsung ditulis dan diaplikasikan dalam hidupnya. Ia semakin lebih dewasa dalam bergaul, dan beradaptasi dengan orang lain atas motivasi dari sang motivator.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *