Nasehat Ali bin Abi Thalib agar Agama dan Dunia selalu Kokoh

Manusia sebagai penghuni bumi ini memiliki corak dan karakter yang berbeda-beda, ada yang kaya dan miskin, ada yang pandai dan bodoh. Semuanya saling melengkapi satu dan yang lainnya. ia disebut kaya karena ada orang yang tak punya(miskin), bila semua orang cukup secara materi, niscaya sudah tak ada lagi keseimbangan di muka bumi ini. alasannya adalah manusia tak mampu hidup sendiri, pasti membutuhkan orang lain dimanapun, kapanpun ia berada.

Bilal Ahmad al-Bustani ar-Rifai al-Husaini dalam kitabnya yang berjudul Mawaid al-Fikri wa al- Qalbu mengutip perkataan sahabat Sahabat Abi Thalib yang menyatakan bahwa Agama dan dunia ini akan senantiasa kokoh bila masih ada empat golongan ini.

Pertama, bila masih ada orang kaya yang tak pelit akan hartanya, ia mau menyisihkan sebagian kecil dari kekayaannya untuk kepentingan sosial disekitarnya.

Kedua, Selagi Ulama’ masih mau mengamalkan ilmu yang ia miliki, ia tak sekedar pintar retorika belaka, tapi mampu mengaplikasikan dalam kehidupan nyata sehingga masyarakat bisa mencontoh dan mengikutinya.

Ketiga, selagi orang bodoh tak sesumbar dengan kesombongan nya atas ketidaktahuan yang ada pada dirinya.

Keempat, selagi orang miskin tak menjual Akhiratnya dengan urusan duniawi.

Ketika empat golongan ini masih bersinergi dengan tugasnya masing-masing, maka akan terwujud Masyarakat yang aman dan tenteram.

Pinggir Empang, 13-10-2018, 13:08 WIB

Bagikan

moh afif sholeh

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *