Nasehat Malik bin Dinar kepada Para Pelajar

Manusia berkewajiban untuk belajar dan mengamalkan ilmunya sebatas kemampuan dirinya. Hal ini bertujuan agar ilmu yang diperoleh menjadi bermanfaat dan berkah sehingga dirinya bertambah kebaikan dalam prilaku dan akhlaknya karena banyak orang pintar tapi prilakunya tak benar sehingga masyarakat menjadi onar.

Abu Naim al-Asfihani mengutip perkataan Malik bin Dinar yang berisi nasehat kepada para pelajar,

Baca juga: http://masholeh.com/kata-ilmu-menurut-ali-bin-abi-tholib-ini-penjelasannya/

من طلب العلم للعمل وفقه الله ومن طلب العلم لغير العمل يزداد بالعلم فخرا

Barangsiapa mencari ilmu dengan niat untuk diamalkan maka Allah akan memberikan pertolongan atau taufik kepadanya. Dan barang siapa mencari ilmu bukan untuk diamalkan maka ia akan bertambah bangga (sombong).

Baca juga: http://masholeh.com/7-golongan-ini-diberikan-ilmu-khusus-oleh-allah/

Penjelasan ini merupakan pengingat bagi para pelajar, santri, mahasiswa sebelum belajar untuk menata hati terlebih dahulu agar tak salah tujuan. Bila niat dalam belajar untuk kepentingan sesaat seperti mendapatkan harta atau jabatan maka ilmunya akan kurang berkah dan bermakna. Maka dari itu, orang yang belajar harus diniatkan untuk mencari ridha Allah dan untuk menghilangkan kebodohan dalam dirinya maupun untuk orang lain.

Baca juga: http://masholeh.com/belajar-bertahun-tahun-tapi-ilmunya-tak-bermanfaat-ini-penyebabnya/

Banyak orang yang gagal dikarenakan niat yang salah dari awal. Begitu juga orang akan berhasil disebabkan niat baik yang disertai usaha yang maksimal.

Wallahu A’lam

Bagikan

Tinggalkan Balasan