Di dalam keterangan kitab Fathul ar-Rabbani, Pada Hari Ahad sore bertepatan tanggal 3 Syawal tahun 545 H, Syeh Abdul Qadir al-Jilani memberikan wejangan atau nasehat kepada murid-muridnya agar hati menjadi bertambah baik. Isi nasehatnya yaitu:

صلاح القلب بالتقوى والتوكل على الله عز وجل والتوحيد له والإخلاص في الأعمال وفساده بعدم ذلك

Hati manusia akan baik bila selalu bertakwa, bertawakal, serta selalu mengesakan-Nya dan Ikhlas dalam beramal kebaikan. Sebaliknya hati manusia akan rusak bila tak ada hal itu.

Syeh Abdul Qadir al-Jilani mengingat akan pentingnya menjaga hati manusia, karena sebagai penggerak seluruh anggota badan, bila hatinya baik maka akan mempengaruhi ke seluruh badan untuk berbuat kebaikan, sebaliknya bila hatinya kacau maka seluruh badannya menjadi risau bahkan galau.

Untuk mewujudkannya dibutuhkan usaha yang maksimal dalam melawan hawa nafsunya serta mengaarahkan untuk selalu dalam koridor yang sesuai dengan Syariat Islam dan menerima keputusan-Nya (Qadha dan Qadar) yang Ia sudah tetapkan, karena bila manusia tak menerima keputusan-Nya maka sebagai pertanda matinya ajaran Agama, serta sebagai petunjuk berkurangnya keyakinan seseorang kepada Allah.

Kunci keberhasilan menghadapi semuanya adalah tergantung kesabaran seseorang, karena itu akan membuahkan hasil yang maksimal dan menggembirakan di dunia hingga akhir masa.

Nasehat Syeh Abdul Qadir al-Jilani Agar Hati Menjadi Baik
Tag pada:                        

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *