Para Nabi Yang diberikan Ilmu Khusus Oleh Allah - masholeh.com
0 views

Setiap manusia pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing serta mempunyai karakter yang berbeda-beda. Ada yang pintar juga ada yang terlantar. Begitu juga ada yang cerdas juga ada yang tertindas. Ada yang kaya juga ada yang kurang biaya. Semuanya diciptakan untuk saling melengkapi satu agar semakin mengenal orang lain.

Allah memberikan keistimewaan kepada para kekasih-Nya terutama para Nabi. Sebagian dari mereka diberikan kelebihan dalam urusan ilmu sehingga mereka menjadi lebih unggul dibandingkan yang lain.

Baca juga: http://masholeh.com/anjuran-nabi-agar-istiqamah-dalam-beramal-walau-sedikit/

Imam Ar-Razi dalam Tafsirnya yang berjudul Mafatih al-Ghaib menjelaskan bahwa Allah memberikan ilmu khusus kepada tujuh Nabi, yaitu:

Pertama, Allah mengajarkan kepada Nabi Adam berbagai macam nama. Hal ini menyebabkan dirinya dihormati oleh makhluk yang lain seperti para Malaikat.

Baca juga: http://masholeh.com/nabi-musa-berharap-mendapatkan-kedudukan-mulia-seperti-orang/

Kedua, Allah menganugerahkan kepada Nabi Khidir akan ilmu firasat sehingga ia bertemu dengan Nabi Musa dan Nabi Yusya’ sebagai muridnya.

Ketiga, Nabi Yusuf diberikan keahlian dalam menafsirkan mimpi. Berkat keahliannya ini, ia bertemu dengan keluarganya dan memperoleh kedudukannya yang mulia yaitu menjadi penguasa Mesir.

Baca juga: http://masholeh.com/nasehat-nabi-sulaiman-agar-mendapatkan-kemuliaan-di-dunia/

Keempat, Nabi Dawud diberikan keistimewaan oleh Allah akan pengetahuan tentang cara membuat baju perang yang terbuat dari besi. Keahliannya ini membawa dirinya pintar dalam mengatur siasat sehingga ia mendapat kedudukan yang tinggi.

Kelima, Nabi Sulaiman diberikan keahlian mampu berbicara dengan bahasa hewan. Kelebihan ini menjadikan dirinya mampu menundukkan ratu Bilqis.

Keenam, Nabi Isa diberikan pengetahuannya akan kitab Taurat dan Injil serta berbagai macam hikmah. Kelebihannya ini mampu untuk membersihkan tuduhan yang dialamatkan kepada ibunya yang bernama Siti Maryam.

Ketujuh, Nabi Muhammad SAW diberikan keistimewaan tentang ajaran agama (syari’at) juga akan keesaan Allah (tauhid) serta diberikan banyak ilmu. Dengan anugerah ini, Nabi Muhammad kelak akan diberikan keistimewaan mampu memberikan syafa’at atau pertolongan kepada umat manusia.

Baca juga: http://masholeh.com/selain-nabi-isa-dajjal-juga-dijuluki-al-masih/

Dari penjelasan ini dapat dipahami bahwa Allah memberikan ilmu khusus kepada hamba yang Ia kehendaki sesuai kondisi yang mereka butuhkan. Maka dari itu, sebagai umat Islam harus meneladani serta mensyukuri nikmat Allah dengan mengamalkan ilmu yang telah dimiliki karena hal ini menjadikan sumber bertambahnya ilmu yang ia belum ketahui sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *