Pernah Meninggalkan Shalat Jum’at, Ini Cara Taubatnya

Seorang muslim yang sudah mencapai batas yang telah ditentukan (baligh) dan berakal maka ia wajib menjalankan segala kewajiban yang telah diberikan seperti shalat, zakat, puasa, haji bila mampu, juga shalat Jum’at maupun hal lain.

Perjalanan hidup seseorang  sangatlah bervariasi, ada yang baik, taat menjalankan perintah, ada juga yang ahli maksiat, semua ibadah ditinggalkannya sampai datang masa penyesalan setelah merasa kekosongan akan ruhani, ia beranjak bertaubat, memperbaiki diri dan menambal kekurangan yang ada dalam dirinya.

Bila ia pernah meninggalkan shalat Jum’at maka cara bertaubatnya seperti yang dijelaskan oleh Imam Ramli dalam
Fatawanya menjelaskan,

تحصل توبته بأن يقضي ظهر يوم تركها ويعزم على عدم تركها

Cara bertaubat ketika pernah meninggalkan shalat Jum’at adalah dengan mengganti atau mengqadha’ shalat dhuhur serta berupaya untuk tidak mengulanginya lagi.

Dari penjelasan ini dapat dipahami bahwa ibadah yang belum dilaksanakan dikarenakan beberapa hal maka harus diganti pada waktu lain. Hal ini bertujuan agar dirinya tak merugi di akhirat kelak atas kekhilafahan maupun keteledoran yang telah ia perbuat.

Bagikan

moh afif sholeh

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *