nasehat nabi

Pesan Nabi Kepada Umatnya agar taat kepada Pemimpin Seperti Ini

Islam mengajarkan kepada umatnya agar selalu menghormati kepada siapapun, yang tua menghormati yang muda dan yang muda wajib menghormati golongan tua sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara keduanya.

Salah satu ajaran Islam adalah anjuran untuk shalat berjamaah yang mengajarkan keserasian antara imam dan makmum. Imam harus bijaksana dalam menjalankan tugasnya dengan tak terlalu panjang bacaannya sehingga memberatkan makmumnya, begitu juga makmum harus taat dalam mengikuti imamnya.

Ketaatan kepada pemimpin yang sah merupakan keharusan selagi tidak memerintahkan dalam kemaksiatan atau kejahatan. Hal ini seperti dalam Hadits Nabi

ﻋﻦ ﻋﺒﺪ اﻟﻠﻪ ﺭﺿﻲ اﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ، ﻋﻦ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ، ﻗﺎﻝ: «اﻟﺴﻤﻊ ﻭاﻟﻄﺎﻋﺔ ﻋﻠﻰ اﻟﻤﺮء اﻟﻤﺴﻠﻢ ﻓﻴﻤﺎ ﺃﺣﺐ ﻭﻛﺮﻩ، ﻣﺎ ﻟﻢ ﻳﺆﻣﺮ ﺑﻤﻌﺼﻴﺔ، ﻓﺈﺫا ﺃﻣﺮ ﺑﻤﻌﺼﻴﺔ ﻓﻼ ﺳﻤﻊ ﻭﻻ ﻃﺎﻋﺔ
رواه البخاري

Diriwayatkan dari Abdillah RA, Nabi Bersabda: “Seorang muslim wajib mendengar dan taat kepada pemimpin dalam hal yang ia suka atau tidak selagi tak memerintahkan kemaksiatan. Maka ketika memerintahkan kemaksiatan maka tak wajib didengar dan ditaati. (HR Bukhari)

Menurut Imam al-Munawi dalam Faidhul Qadir menjelaskan bahwa tak boleh melakukan ketaatan kepada siapapun dengan tujuan maksiat atau durhaka kepada sang Khalik. Dari penjelasan ini dapat dipahami bahwa Islam sangat menghargai kepada pemimpin yang baik dan adil bahkan diakhirat kelak akan mendapatkan tempat yang istimewa dihadapan semua makhluknya terutama disaat manusia merasakan kesusahan, kesedihan yang mendalam.
Maka dari itu pesan Nabi ini tentang menghormati seorang pemimpin hendaknya dijalankan karena mengajarkan kebaikan selagi tak mengajarkan kejahatan.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *