Petuah-petuah Bijak KH. Hasyim Asy’ari yang patut Dicermati

Petuah atau nasehat akan memberikan inspirasi orang yang sedang mengalami kekosongan akan ruhani, serta sebagai obat mujarab bagi yang sedang risau, gundah gulana yang menyita urat syaraf. Nasehat bisa didapatkan dari siapapun, kapanpun seseorang berada karena pada hakikatnya nasehat sebagai bentuk anjuran untuk berbuat kebaikan.

Salah satu ulama kharismatik yang mampu melahirkan dan mengkader tokoh-tokoh hebat di Negara kita adalah Hadratus Syeh KH. Hasyim Asy’ari. Di dalam Kitab Irsyad as-Syari yang memuat kumpulan karya-karya beliau di dalamnya termuat pemikiran, pandangan keagamaan, juga berisi petuah-petuah bijak beliau yang selalu mengayomi dan memotivasi semua orang khususnya umat Islam agar bersatu tak bercerai-berai demi kepentingan sesaat. Beliau selalu mengingatkan akan pentingnya mengakaji Kitab suci sebagai pegangan hidup dengan mengikuti prilaku, akhlak yang telah dicontoh oleh Rasulullah.

KH. Hasyim Asy’ari juga mengingatkan akan pentingnya beragama dengan bijak dan menggunakan logika yang sehat sehingga tak memiliki sikap fanatik terhadap Madzhab tertentu terutama dalam urusan cabang-cabang Syariat (furu’iyyah).

Kemudian dalam menghadapi perbedaan, beliau juga berpesan agar tak menjadikan musuh orang yang berseberangan atau berbeda pandangan, justru adanya perbedaan akan semakin melengkapi satu dan yang lainnya, dengan saling menghormati satu dan yang lain.

Untuk mendapatkan keberuntungan dunia dan akhirat beliau juga berpesan agar selalu meningkat ketakwaan dengan selalu mengkaji kitab suci Al-Qur’an serta memegang Sunnah Nabi dan mengikuti para Sahabat, Tabi’in dan Ulama’ yang mengikuti Tabi’in seterusnya, juga menjaga kerukunan sesama Umat Islam dan tolong menolong dalam kebaikan.

Hal-hal diatas merupakan percikan petuah bijak dari KH. Hasyim Asy’ari yang menginspirasi setiap orang terutama menjelang pesta demokrasi agar selalu menjaga persatuan demi keutuhan Bangsa dan Negara.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *