Punya Kedigdayaan Tapi Prilakunya Bertentangan Dengan Agama, Hati-hati!

Agama mengatur manusia agar menjadi makhluk mulia yang akan mendapatkan keberuntungan di dunia dan akhirat. Salah satu cara agar menjadi kekasih Allah adalah mempelajari dan memahami ajaran agama-Nya dan mempraktekkan dengan baik sehingga ia mampu menepis pengaruh syetan, hawa nafsu bahwa pengaruh kejahatan manusia yang lain.

Sultannya Ulama Izzuddin bin Abdussalam dalam Kitab Bayan Ahwalinnas Yaum al-Qiyamah mengingatkan bahwa bila ada seseorang yang mampu terbang di angkasa tanpa bantuan orang lain atau mampu berjalan diatas air, atau mampu mengetahui hal-hal ghaib tetapi prilakunya bertentangan dengan syariat Islam disebabkan melakukan hal yang terlarang tanpa ada sebab yang membolehkan maka ketahuilah bahwa orang ini merupakan Syaitan yang akan memfitnah orang awam yang tak memiliki pemahaman yang kuat. Hal ini seperti Dajjal yang mampu menghidupkan dan mematikan orang dengan tujuan menyesatkan orang.

Dari sini pentingnya kemampuan diri dalam memfilter segala apapun berita maupun kejadian yang kita lihat dengan tak mudah terkecoh atau termakan berita hoax. Saat ini memang kemasan maupun bungkus sangat menipu atau membutakan daya kritis kita, kita mudah terheran bahkan terpukau dengan hal baru, misalnya kita lebih mudah terpukau penjelasan orang yang baru masuk Islam (Muallaf) atau mantan preman padahal ia baru belajar Islam, dan kadang sering melanggar aturan agama Sedangkan orang yang konsen dibidang itu dianggap ketinggalan tak update lagi.

Fenomena seperti ini dianggap benar, padahal bila seseorang memasrahkan sesuatu atau bertanya sesuatu tidak pada ahlinya tinggal menunggu kehancurannya.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *