Agar Usaha Kamu bertambah Berkah, lakukan 5 Hal Ini

Saat ke Pasar atau Mall, Baca Doa Ini agar Mendapatkan Keistimewaan Ini

Islam menganjurkan umatnya untuk selalu berdoa dimanapun ia berada, saat sendirian maupun sedang dalam keramaian. Hal ini bertujuan agar ia selalu dilindungi oleh Allah karena doa merupakan komunikasi antara hamba dan Tuhannya sehingga dirinya senantiasa mendapatkan Rahmat dari-Nya.

Bila seseorang hendak ke pasar atau mall untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari maka sangat dianjurkan untuk membaca doa terlebih dahulu, terutama doa yang telah diajarkan oleh Nabi yaitu,

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ حَيٌّ لَا يَمُوتُ بِيَدِهِ الْخَيْرُ وَهُوَ عَلَى

كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Lailaha illa Allah wahdahu la syariikalah lahul Mulku wa Lahul Hamdu Yuhyi wa Yumiitu wahuwa Hayyun la Yamuut biyadihil Khoiru wahuwa ala kulli Syai’in Qadiir.

Hal ini seperti keterangan dalam hadits

عن عمر بن الخطاب رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال (من دخل السوق فقال لا إله إلا الله وحده لا شريك له له الملك وله الحمد يحي ويميت وهو حي لا يموت بيده الخير وهو على كل شيء قدير كتب الله ألف ألف حسنة ومحا عنه ألف ألف سيئة ورفع له ألف ألف درجة)
رواه الترمذي وابن ماجه

Artinya:”Diriwayatkan dari Umar bin Khattab RA bahwasanya Rasulullah bersabda:”Barangsiapa memasuki pasar kemudian membaca:”tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah yaitu Dzat yang esa tak ada yang menyekutukan-Nya, ia yang memiliki kerajaan juga segala pujian. Dia Dzat yang menghidupkan dan yang mematikan, Dia Dzat yang Maha hidup dan tak akan binasa. Segala kebaikan bermuara kepada-Nya. Dialah Dzat yang Maha kuasa atas segala-galanya.
Maka akan dicatat sejuta kebaikan dan dihapus sejuta kejelekannya juga ia akan diangkat sejuta derajatnya. (HR. Turmudzi dan Ibnu Majah).

Abu al-Lais as-Samarkandi dalam Tanbih al-Ghafilin menjelaskan bahwa manusia tidak terlepas dari empat kondisi. Pertama, saat melakukan ketaatan. Kedua, saat melakukan kemaksiatan. Ketiga, mendapatkan kenikmatan. Kedua, saat mengalami kesusahan. Maka dari itu, saat mengerjakan ketaatan untuk selalu berdoa agar amalnya diterima. Sebaliknya saat melakukan kemaksiatan, dianjurkan berdoa agar selalu diampuni dosanya dan ditunjukkan jalan yang sesuai ajaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *