Misi Islam: Mengajarkan Kebaikan

Saat Khalifah Harun Rasyid Tak Mau Masuk Surga

Suatu ketika Harun Rasyid sebagai seorang khalifah bersumpah supaya dirinya tak masuk surga kelak pada hari kiamat. Sontak pernyataannya ini membuat kontroversi di semua kalangan lapisan masyarakat terutama para ulamanya.

Mendengar pernyataan ini, para ulama berkumpul untuk menentukan sikap tentang keanehan, kejanggalan pemimpinya yang dianggap “nyeleneh” apalagi ia bersatatus sebagai seorang muslim.

Saat Khalifah Harun Rasyid Tak Mau Masuk Surga
Saat Khalifah Harun Rasyid Tak Mau Masuk Surga

Sayangnya tak ada satu pun yang berani mengeluarkan fatwa, komentar tentang sikap sang khalifah kecuali ulama yang bernama Ibnu As Samak. Nama lengkap Ibnu As Samak adalah Abu Amr Usman bin Ahmad bin Abdillah bin Yazid Al Baghdadi. Ia lebih akrab dengan panggilan Ibnu As Samak (w. 344) dan dikenal sebagai seorang Ahli Hadis memberanikan diri memasuki istana Harun Rasyid.

Ibnu As Samak lantas bertanya kepada sang kholifah:

“Wahai Amirul Mukminin, aku tak pernah melihat dirimu merasakan kesedihan yang mendalam seperti ini, sebetulnya apa yang kamu pikirkan?”

Ibnu As Samak bertanya lagi:

“Apakah khalifah ada niatan untuk melakukan kemaksiatan kemudian engkau tak jadi melakukannya karena takut kepada Allah?”

Sang khalifah: “ iya betul,”

“Kalau begitu, engkau termasuk ahli surga, wahai Amirul Mukminin,” tutur Ibnu As Samak sambil mengeluarkan ayat yang berbunyi:

 وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَىٰ (40) فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَىٰ (41

Artinya: Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya).