Saat Menjenguk Orang Sakit, Dianjurkan Minta Doa Kepadanya

Allah menjadikan sehat dan sakit agar manusia memahami dan mengerti akan nikmat kesehatan karena kebanyakan manusia baru tersadar akan hal itu saat ia sedang diuji sakit. Begitu juga hikmah sakit akan menjadikan seseorang tak menjadi orang yang sombong.

Islam menganjurkan umatnya untuk selalu menjaga hubungan yang baik kepada keluarga, tetangga, sahabat karib, maupun sesama muslim lainnya terutama ketika mereka sedang sakit maka dianjurkan untuk menjenguknya sebagai bentuk empati dan solidaritas kepada mereka.

Saat menjenguk orang sakit dianjurkan meminta doa kepadanya karena mereka termasuk orang yang doanya dikabulkan. Hal ini sesuai dalam hadits Nabi

ﻋﻦ ﺃﻧﺲ ﺭﺿﻲ اﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻗﺎﻝ ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻋﻮﺩﻭا اﻟﻤﺮﺿﻰ ﻭﻣﺮﻭﻫﻢ ﻓﻠﻴﺪﻋﻮا ﻟﻜﻢ ﻓﺈﻥ ﺩﻋﻮﺓ اﻟﻤﺮﻳﺾ ﻣﺴﺘﺠﺎﺑﺔ ﻭﺫﻧﺒﻪ ﻣﻐﻔﻮﺭ
ﺭﻭاﻩ اﻟﻄﺒﺮاﻧﻲ ﻓﻲ اﻷﻭﺳط

Diriwayatkan dari Sahabat Anas RA berkata: Rasulullah bersabda:”Jenguklah orang yang sedang sakit dan mintalah doa darinya karena doa orang yang sakit dikabulkan dan dosanya diampuni oleh Allah. (HR. Thabrani dalam kitab Ausat).

Imam al-Munawi dalam Faidhul Qadir mengutip pendapat Imam Ibnu Batthal yang menyatakan bahwa perintah dalam Hadist ini bisa dipahami sebagai kewajiban yang harus dilakukan oleh sebagian orang sudah cukup atau hanya sebuah anjuran saja.

Dari sini dapat dipahami bahwa orang yang sakit mempunyai beberapa keistimewaan. Pertama, doanya dikabulkan oleh Allah, maka dari itu dianjurkan untuk meminta doa kepadanya. Kedua, dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *