Salah Paham, Paham Salah

Manusia dilengkapi anggota badan yang sempurna, mulai akal untuk mencerna segala informasi, telinga sebagai alat untuk pendengaran, begitu juga anggota tubuh yang lain, semua saling melengkapi satu dan lainnya. Berawal dari pendengaran yang kurang fokus dan konsentrasi akan membuat sebuah kesalahpahaman dalam menerima infomasi. Hal ini seperti yang dialami oleh Ponimin seorang pedagang gorengan yang membikin gaduh kampung setelah memplokamirkan aliran barunya, yaitu AAK(aliran ambil kebaikan).

Salah seorang tokoh masyarakat bertanya kepadanya:”Pak, aliran baru anda jamaahnya banyak sekali, boleh diijelaskan tentang aliran baru anda?”. Tanya dengan muka serius.

Ia menjawab dengan tegas dan lugas:” aliran saya mengajarkan kebaikan untuk semua masyarakat.”tuturnya.

Tokoh tadi bertanya lagi:”Setelah adanya aliran baru anda, masyarakat kebingungan terutama banyak keluhan dari mereka bahwa benda-benda berharga mereka seringkali hilang tak tahu siapa yang mengambilnya, dan mereka menuduh anggota anda, tanggapan bapak apa?

Ponimin:” Masyarakat belum tahu saja, kalau sudah datang waktunya mereka tahu.”tutunya.

Setelah banyaknya laporan dari masyarakat, akhirnya pihak Kepolisian menginvestigasi masalah ini, dan mendapatkan yang akurat bahwa aliran baru Ponimin ini berawal dari salah pendengarannya ketika mendengar Khutbah Jum’at sambil mengantuk, dan ia menangkap potongan khutbah yang berisi tentang: Ambil yang baik-baik, serta tinggalkan yang jelek-jelek. Selepas Shalat Jum’at, ia buru-buru keluar untuk mengambil sandal baru di Masjid itu, dan membuang sandal bututnya ke tong sampah.

Yang lebih parah lagi, Ponimin membuat paham yang salah di masyarakat yang berawal dari salah pemahaman. Akhirnya, gara-gara pendengaran yang kurang teliti membikin gaduh masyarakat, serta menjadikannya mendekam dibui atas ulahnya itu.

Oleh: Moh Afif Sholeh

 

Bagikan

moh afif sholeh

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *