Ini Penyebab Perselisihan antar Umat Islam - masholeh.com
1 views

Ini Penyebab Perselisihan antar Umat Islam

Setiap manusia diberikan anugerah berupa akal fikiran sebagai alat pembeda antara kebaikan dan keburukan. Terutama akal sebagai pemersatu perbedaan, bukan untuk memperbesar perselisihan.

Akhir-akhir ini umat Islam dibenturkan dengan sesama muslim, terutama dalam urusan politik seringkali menjadikan baku hantam, tidak hanya perang

Setiap manusia diberikan anugerah berupa akal fikiran sebagai alat pembeda antara kebaikan dan keburukan. Terutama akal sebagai pemersatu perbedaan, bukan untuk memperbesar perselisihan.

Akhir-akhir ini umat Islam dibenturkan dengan sesama muslim, terutama dalam urusan politik seringkali menjadikan baku hantam, tidak hanya perang pemikiran tapi sampai perang fisik, yang berakibat pada kerugian dikalangan Umat Islam sendiri.

Bangsa Indonesia khususnya sudah pernah merasakan pahitnya perpecahan akibat adu domba yang dilakukan oleh para penjajah. Pengalaman pahit ini seharusnya dijadikan pengalaman berharga, terlebih Umat Islam sendiri untuk tidak memperbesar perbedaan, tetapi mencari titik persamaan, terutama dalam urusan furuiyyah(cabang-cabang ajaran agama).

Salah seorang pemikir Islam kontemporer yang bernama Taha Jabir Ulwani dalam kitabnya yang berjudul Adab al-Ikhtilaf fi Al-Islam menjelaskan bahwa ada beberapa sebab yang paling penting diantaranya adalah:

Pertama, ketidaktahuan akan ajaran Islam(al-Jahlu bil Islam). Ini sebagai faktor utama karena orang yang memahami Islam secara komprehensif akan mempunyai kedewasaan dalam berpikir dan bertindak sesuai ajaran Islam, ia tak memperbesar urusan sepele, tapi berusaha menyikapi perbedaan pemahaman sebagai rahmat untuk Umat Islam.

Kedua, kurangnya ilmu pengetahuan akan ajaran Islam atau memahami Islam secara setengah-setengah, ia mencari enaknya saja, untuk menjadi seorang mufassir tak cukup hanya memahami Al-Qur’an dari terjemah saja, tapi harus menguasai kaidah bahasa Arab sehingga pemahamannya menjadi mantab.

Kedua hal diatas sebagai poin penting yang disoroti oleh para pemikir Muslim. Dengan adanya pemahaman yang benar akan ajaran agamanya, Umat Islam dituntut agar lebih dewasa dalam menyikapi apapun perbedaan agar terjalin keharmonisan dalam bermasyarakat dan bernegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *