Sebaiknya Melanjutkan Membaca al-Qur’an atau Menjawab Adzan Dulu

Membaca Al-Qur’an merupakan sebuah anjuran agama karena termasuk kategori ibadah. Bahkan orang yang mau belajar dan mengajarkannya termasuk manusia yang paling baik. Setiap huruf yang dibaca oleh seseorang maka akan dibalas sepuluh kebaikan.

Saat adzan berkumandang, orang yang membaca Al-Qur’an sebaiknya berhenti membacanya atau menjawab adzan?

Menurut Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar, Ia menjelaskan bahwa ketika seseorang sedang membaca Al-Qur’an atau membaca tasbih atau saat kegiatan belajar mengajar sebaiknya menghentikan aktivitasnya sejenak guna menjawab adzan. Setelah selesai adzan maka dianjurkan melanjutkan kembali aktifitasnya. Hal ini agar mendapatkan pahala menjawab panggilan adzan.

Baca juga: https://masholeh.com/lebih-utama-adzan-atau-menjadi-imam/

Hal ini diperkuat oleh  pendapat Syeh Husein  bin Ibrahim dalam Qurratul Ain bi Fatawa Ulama’ al-Haramain menjelaskan bahwa sebaiknya saat mendengar adzan, orang yang membaca Al-Qur’an dianjurkan untuk berhenti sejenak terutama untuk menjawab adzan walaupun pahala membaca Al-Qur’an lebih utama. Alasannya adalah  pahala menjawab adzan akan hilang jika ia masih sibuk membaca Al-Qur’an.

Setelah menjawab adzan maka dianjurkan membaca doa terlebih dahulu. Hal ini sesuai Hadits Nabi

عن سَعدِ بن أبي وقَّاصٍ رَضِيَ اللهُ عَنْه، قال: قال رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم: مَن قال حينَ يَسمعُ المؤذِّنَ  : أشهدُ أنْ لا إلهَ إلَّا اللهُ وحدَه لا شريكَ له، وأنَّ محمدًا عبدُه ورسولُه، رضيتُ باللهِ ربًّا، وبمحمَّدٍ رسولًا، وبالإسلامِ دِينًا؛ غُفِرَ له ذنبُه. رواه مسلم

Artinya:” Diriwayatkan dari Sa’ad bin Abi Waqas, Nabi bersabda:”Barangsiapa yang mendengar adzan kemudian membaca doa: Aku bersaksi bahwa tak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dzat yang maha esa tak ada yang menyekutukan-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan rasul-Nya. Aku Ridha kepada Allah sebagai Tuhanku, Nabi Muhammad sebagai seorang rasul dan Islam sebagai agamaku, maka dosanya akan diampuni oleh Allah. (HR. Muslim).

Baca juga: https://masholeh.com/hukum-menambahkan-kata-sayyidina-dalam-adzan-dan-iqamat/

Dari dapat dipahami bahwa menjawab adzan dan berdoa setelahnya sangat dianjurkan oleh agama dan akan mendapatkan pahala.

Bagikan

moh afif sholeh

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *