Sebelum Keluar dari Masjid, Baca Surat Paling Agung Ini

Masjid merupakan baitullah sebagai tempat suci yang disakralkan oleh umat Islam terutama orang yang hendak memasukinya harus mengikuti aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh Syari’at Islam diantaranya orang yang Junub atau memiliki hadas besar dilarang memasukinya kecuali ada alasan yang memperbolehkannya.

Saat memasukinya dianjurkan shalat dua rakaat atau lebih dikenal shalat tahiyyat Masjid kemudian dianjurkan untuk niat beri’tikaf di dalamnya. Begitu juga saat hendak keluar dari masjid dianjurkan untuk membaca surat yang paling agung dalam Al-Qur’an. Hal ini seperti keterangan dalam sebuah hadits Nabi,

عن أَبي سعيدٍ رافعِ بنِ المُعلَّى رَضيَ اللَّه عَنْهُ قَالَ: قَالَ لي رسولُ اللَّهﷺ: “أَلا أُعَلِّمُكَ أَعْظَم سُورةٍ في الْقُرْآنِ قَبْلَ أَنْ تخْرُج مِنَ المَسْجِدَ؟ فأَخَذَ بيدِي، فَلَمَّا أَردْنَا أَنْ نَخْرُج قُلْتُ: يَا رسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ قُلْتَ لأُعَلِّمنَّكَ أَعْظَمَ سُورَةٍ في الْقُرْآنِ؟ قَالَ:﴿ الحَمْدُ للَّهِ رَبِّ العَالمِينَ ﴾هِي السَّبْعُ المَثَاني، وَالْقُرْآنُ الْعَظِيمُ الَّذي أُوتِيتُهُ” رواه البخاري

Diriwayatkan dari Abi Sa’id Rafi’ bin al-Mualla Radhiyallahu Anhu berkata: Rasulullah berpesan kepadaku: “Maukah kamu, aku ajarkan surat yang paling agung dalam Al-Qur’an, sebaiknya dibaca saat hendak keluar dari masjid? lantas Nabi memegang tanganku. Ketika kami hendak keluar. Aku berkata:”Wahai Rasulullah, sesungguhnya engkau hendak mengajariku surat yang paling agung dalam Al-Qur’an? Nabi berkata:” Alhamdulilahi Rabbil Al-Amin, itu tujuh ayat yang selalu diulang dalam shalat dan al-Qur’an yang telah diberikan kepadaku. (HR. Bukhari).

Menurut Imam al-Munawi dalam Faidhul Qadir yang mengutip pendapat Imam al-Qurthubi yang menjelaskan bahwa kekhususan surat Al-fatihah adalah karena permulaan al-Qur’an dan sebagai sumber ilmu pengetahuan karena di dalamnya memuat pujian kepada Allah dan adanya bentuk pengakuan seorang hamba kepada Tuhannya serta beramal hanya tertuju kepada-Nya. Begitu juga di dalamnya ada permintaan akan selalu dibimbing ke jalan yang lurus juga ada bentuk pengakuan akan ketidakberdayaan dirinya dihadapan Allah dan menjelaskan akan hari akhir. Dalam surat itu juga dijelaskan sejarah orang-orang yang diberikan kenikmatan maupun orang yang menentang akan perintah-Nya.

Baca juga: https://masholeh.com/surat-al-fatihah-memuat-isi-pokok-kandungan-al-quran/

Dalam Fatawa Dar Al-ifta Al-Misriyyah dijelaskan tentang maksud as-Sab’u al-Matsani yaitu bagian-bagian al-Qur’an memuat akan tujuh hal. Pertama, tentang perintah. Kedua, larangan. Ketiga, kabar gembira. Keempat, tentang ancaman. Kelima, perumpamaan. Keenam, tentang berbagai macam kenikmatan. Ketujuh, tentang sejarah umat terdahulu.

Maka dari itu, orang yang memahami isi kandungan surat Al-fatihah maka ia akan mendapatkan pemahaman akan isi al-Qur’an secara global. Dan Surat Al-fatihah ini memiliki banyak keistimewaan diantaranya orang yang selalu membacanya akan terkabulkan hajatnya.

Dari penjelasan diatas kiranya surat ini dibaca saat hendak keluar dari masjid maupun dimanapun ia berada karena banyak manfaat yang akan didapatkannya.

Bagikan

moh afif sholeh

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *