Sebelum Wafat, Nabi Muhammad Saw Memperbanyak Bacaan Ini - masholeh.com
0 views

Sebelum Wafat, Nabi Muhammad Saw Memperbanyak Bacaan Ini

Abu al-Lais as-Samarkandi dalam Tanbih al Ghafilin menjelaskan bahwa: Ketahuilah bahwa dzikir kepada Allah menyimpan lima kebaikan.
Pertama, akan menambah Ridha Allah. Kedua, Semakin menambah ketaatan kepada-Nya. Ketiga, Sebagai tameng perlindungan diri dari godaan syaitan. Keempat, melembutkan hati. Kelima, benteng diri dari segala kemaksiatan.

Nabi Muhammad Saw sebagai seorang Rasul selalu berdzikir kepada Allah dalam keadaan apapun mulai saat duduk, berdiri, sedang istirahat walau mata tertutup tetapi hati beliau selalu ingat kepada Allah.

Abu al-Lais as-Samarkandi dalam Tanbih al Ghafilin menjelaskan bahwa: Ketahuilah bahwa dzikir kepada Allah menyimpan lima kebaikan.
Pertama, akan menambah Ridha Allah. Kedua, Semakin menambah ketaatan kepada-Nya. Ketiga, Sebagai tameng perlindungan diri dari godaan syaitan. Keempat, melembutkan hati. Kelima, benteng diri dari segala kemaksiatan.

Sebelum Nabi Muhammad Saw wafat, beliau selalu membaca bacaan ini

سُبْحانَ اللَّهِ وبحمْدِهِ، أَسْتَغْفِرُ اللَّه وأَتُوبُ إِلَيْهِ

Subhanallah wa bihamdihi, astagfirullah wa atubu ilaihi

Maha suci Allah dan segala puji bagi-Nya. Aku meminta ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya.

Imam Nawawi dalam kitab Riyadhu Sholihin mengutip sebuah hadist Nabi Muhammad Saw yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim,

 وعَنْ عَائِشَةَ رَضي اللَّه عنْهَا قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يُكْثِرُ أَنْ يَقُولَ قَبْل موْتِهِ: “سُبْحانَ اللَّهِ وبحمْدِهِ، أَسْتَغْفِرُ اللَّه وأَتُوبُ إِلَيْهِ” متفقٌ عَلَيهِ

Artinya:
Diriwayatkan dari Siti Aisyah Radhiyallahu Anha berkata: sebelum wafat, Rasulullah memperbanyak membaca: “Maha suci Allah dan segala puji bagi-Nya. Aku meminta ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-nya. (Muttafaqun Alaihi).

Menurut Muhammad Ali dalam kitab Dalil Al-Falihin menjelaskan bahwa Nabi Muhammad Saw menjelang wafatnya, beliau memperbanyak membaca bacaan seperti penjelasan diatas saat sedang ruku’ dan sujud dalam shalat. Hal ini sesuai perintah dalam Surat An-Nasr ayat 3 yang berbunyi,

فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ ۚ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا 

Artinya:

maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat. (QS. An Nasr: 3).

Dari penjelasan ini dapat dipahami bahwa Nabi Muhammad Saw sebagai manusia yang selalu dijaga dari dosa tetapi beliau selalu memperbanyak meminta ampunan kepada Allah. Beliau ingin mengajarkan kepada umatnya agar selalu ingat kepada Allah dan beristigfar agar kebiasaan ini berlangsung sampai ajal hendak menjemput.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.