kerja berkah

Syarat-Syarat Menjadi Seseorang Saksi

Saksi adalah orang yang memberikan kesaksian dalam suatu hal baik dalam pengadilan, pernikahan, maupun hal lain. Islam mengatur syarat-syarat seorang saksi agar diterima kesaksiannya.

Syeh Abi Syuja’ dalam Kitab Taqrib menjelaskan bahwa,

ﻭﻻ ﺗﻘﺒﻞ اﻟﺸﻬﺎﺩﺓ ﺇﻻ ﻣﻤﻦ اﺟﺘﻤﻌﺖ ﻓﻴﻪ ﺧﻤﺲ ﺧﺼﺎﻝ: اﻹﺳﻼﻡ ﻭاﻟﺒﻠﻮﻍ ﻭاﻟﻌﻘﻞ ﻭاﻟﺤﺮﻳﺔ ﻭاﻟﻌﺪاﻟﺔ. ﻭﻟﻠﻌﺪاﻟﺔ ﺧﻤﺲ ﺷﺮاﺋﻂ: ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﻣﺠﺘﻨﺒﺎ ﻟﻠﻜﺒﺎﺋﺮ  ﻏﻴﺮ ﻣﺼﺮ ﻋﻠﻰ اﻟﻘﻠﻴﻞ ﻣﻦ اﻟﺼﻐﺎﺋﺮ  ﺳﻠﻴﻢ اﻟﺴﺮﻳﺮﺓ ﻣﺄﻣﻮﻥ اﻟﻐﻀﺐ  ﻣﺤﺎﻓﻈﺎ ﻋﻠﻰ ﻣﺮﻭءﺓ ﻣﺜﻠﻪ

Kesaksianseseorang tak akanditerimakecualisudahmemenuhipersyaratannya, diantaranyaadalah: Pertama, Harus Islam. Kesaksian non muslim dalampernikahan tak diperbolehkan. Kedua, HarussudahBaligh, dalamhalinikesaksiananakkecilbelumbisaditerima. Ketiga, HarusberakalmakadariituKesaksian orang gila tak akanditerima. Keempat, Harus orang yang merdeka, kesaksianseorangbudak tak diterima. Kelima, Harusadil. Dalamhaliniada lima ketentuan, diantaranya adalah

  • Seorang saksi harus menjauhi dari perbuatan-perbuatan yang dikategorikan dosa besar.
  • Takmembiasakan diri dari dosa kecil.
  • Mampumenjaga rahasia.
  • Takmudah emosi.
  • Selalumenjaga harga dirinya atau kehormatannya.

Maka dari itu seorang saksi harus betul-betul menjaga syarat diatas karena ia akan diminta pertanggungjawaban diakhirat kelak. Bila ia benar dalam kesaksiannya maka ia akan beruntung, sebaliknya bila ia berbohong maka ia akan menjadi orang yang buntung.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *