kiamat

Tafsir Mimpi tentang Kiamat, ini penjelasannya

Al qur’an banyak menggambarkan tentang akan adanya hari Kiamat bahkan iman kepada hari akhir atau kiamat merupakan salah satu rukun iman yang wajib diyakini oleh setiap orang yang beriman kepada Allah dan Rasulnya. Kiamat berarti hancurnya alam semesta, kematian semua makhluk  dan selalu ditakuti oleh semua orang kecuali orang yang beriman dan beramal shaleh.

Sayangnya, semua makhluk tak ada yang mengetahui kapan kiamat akan terjadi karena ini termasuk rahasia yang disembunyikan oleh Allah agar manusia selalu bersiap diri dalam menghadapinya terutama dengan amal kebaikan sebanyak-banyaknya sebagai bekal kehidupan nanti.

Apabila seseorang bermimpi tentang kiamat. Bagaimana penjelasan tafsir mimpi tersebut?

baca juga:

Menurut Syeh Abu Bakar bin Muhammad al Hanafi dalam kitab Jami’ Tafsir al-Ahlam menjelaskan tentang seseorang bermimpi tentang hari kiamat. Ini penjelasannya

(رُؤْيَة الْقِيَامَة) من رأى أَن الْقِيَامَة قد قَامَت حصل لَهُ الْفَوْز والنجاة إِن كَانَ من أهل الصّلاح وَإِن كَانَ من أهل الْفساد فَهُوَ تحذير لَهُ من عَاقِبَة ذَلِك وَمن رَآهَا قد قَامَت بمَكَان فَإِن الْعدْل يبسط فِي ذَلِك الْمَكَان فَإِن كَانَ أَهله ظالمين انتقم مِنْهُم أَو غير ظالمين نصروا وظفروا وَمن رَآهَا قَامَت عَلَيْهِ وَحده فقد قرب أَجله

Barangsiapa yang bermimpi tentang kiamat telah dekat berarti ia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan bila ia termasuk orang yang baik. Sedangkan bila ia termasuk orang yang tercela maka ini sebagai peringatan bagi dirinya. Adapun seseorang yang bermimpi kiamat terjadi di suatau tempat maka ini pertanda sebagai terciptanya keadilan di daerah tersebut. Bila penduduknya termasuk orang-orang yang dhalim maka akan sebagiannya akan hancur. Sebaliknya bila penduduknya baik maka akan diberikan pertolongan dan kemenangan. Bila seseorang yang bermimpi melihat kiamat dalam keadaan sendirian maka pertanda ajalanya sudah dekat.

Penjelasan diatas dapat dipahami bahwa orang yang bermimpi tentang kiamat maka tafsirnya berbeda-beda tergantung orang yang bermimpi termasuk orang baik ataupun tidak, orang yang bertakwa atau orang yang tercela.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *