al qur'an

Tafsir Surat Al Ankabut Ayat 69 tentang Orang Yang Bersungguh-sungguh Akan Mendapatkan Hasil Terbaik

Ada pepatah yang berbunyi: Orang yang menanam akan memanen”. Kata-kata ini sangat bijak dan menginspirasi manusia untuk selalu berusaha dan bekerja demi masa depannya terutama agar mendapatkan keberuntungan di dunia dan akhirat harus dengan perjuangan bukan dengan malas-malasan atau berkhayal saja.

Allah tak akan merubah nasib seseorang bila dirinya tak mau belajar, berusaha, bekerja untuk mengejar cita-citanya. Memang betul, islam menganjurkan umatnya untuk selalu berdoa, tetapi setelah melalui tahapan usaha yang maksimal bukan hanya pasrah saja dengan menerima keadaan. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman,


وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ (69

Artinya: Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. (QS. Al-Ankabut: 69).

baca juga: http://Doa Agar Mendapatkan Kedudukan yang Mulia

Menurut imam Ar-Razi dalam tafsirnya Mafatih al-Ghaib menjelaskan bahwa orang yang bersungguh-sungguh dalam ketaatan maka Allah akan tunjukkan kepada orang tersebut jalan menuju surga.

Sedangkan menurut Izzudin bin Abdissalam dalam Qawaid al-Ahkam menjelaskan bahwa orang berusaha secara semaksimal dalam mencapai ridha-Nya maka Allah akan menunjukkan jalannya bahkan Allah menjadikan kekasih (wali) Nya terutama dengan kesungguhan mereka dalam menggali hukum-hukum agama.

Dalam menerapkan ajaran agama, manusia seringkali lupa akan dua nikmat besar ini yang sesuai hadist Nabi Muhammad Saw yang dikutip oleh Imam Nawawi dalam kitab Riayadhu Sholihin,

عن ابن عباس رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم نعمتان مغبون فيهما كثير من الناس: الصحة والفراغ رواه مسلم

Artinya: Diriwayatkan dari Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhu berkata: Rasulullah Saw bersabda: “Ada dua nikmat yang sering dilupa oleh manusia yaitu kesehatan dan kesempatan. (HR.Muslim).

baca juga: http://Tafsir Surat Hud 9-11 tentang Kriteria Orang yang Tangguh menghadapi Ujian

Menurut Muhammad Ibnu Alan dalam Dalil al-Falihin menjelaskan bahwa salah satu modal besar meraih kesuksesan adalah adanya kesempatan dan kesehatan jasmani dan ruhani. Sayangnya, nikmat yang besar ini seringkali dilupakan oleh banyak orang. Berapa banyak orang tersadar saat usahanya mau pudar. Berapa banyak orang mulai melakukan ketaatan setelah dirinya mulai sakit-sakitan. Berapa banyak orang yang berhenti berbuat buruk setelah ekonominya mulai ambruk.

Maka dari itu, selagi masih sehat harus digunakan untuk taat dengan tak menunda waktu yang sangat bermutu. Bila hal ini dilakukan maka ia tak akan menyesal dikemudian hari.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *