DOA, waktu doa

Tafsir Surat Al-Fath 1-3 tentang Kemenangan Nyata bagi Rasullah

Tafsir Al-Qur'an

Nabi Muhammad sebagai seorang Rasul terakhir diberikan banyak keistimewaan oleh Allah berupa mukjizat yang banyak sekali terutama Al-Qur’an sebagai pedoman umat manusia agar beruntung di dunia hingga di akhirat kelak.

Begitu juga Allah memberikan ujian yang bertubi-tubi kepada beliau agar selalu bersabar dan lebih memahami arti sebuah usaha dan perjuangan dalam rangka menegakkan kebenaran dan keadilan serta mengajarkan nilai-nilai kebaikan kepada umatnya.

Allah memberikan kemenangan yang nyata  atau Fathan Mubiina kepada Nabi mempunyai beberapa tujuan. Hal ini sesuai dalam Surat Al-Fath: 1-3 yang berbunyi:

إِنَّا فَتَحْنَا لَكَ فَتْحًا مُّبِينًا (1) لِّيَغْفِرَ لَكَ اللَّهُ مَا تَقَدَّمَ مِن ذَنبِكَ وَمَا تَأَخَّرَ وَيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكَ وَيَهْدِيَكَ صِرَاطًا مُّسْتَقِيمًا (2)وَيَنصُرَكَ اللَّهُ نَصْرًا عَزِيزًا(3)

Artinya:

“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata,supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus,dan supaya Allah menolongmu dengan pertolongan yang kuat (banyak).”

baca juga: 10 Manfaat Silaturahmi yang Jarang Diketahui Banyak Orang

Imam Baidhawi dalam Tafsirnya berpendapat bahwa Ayat  ini turun berkenaan janji Allah tentang kemengan  Nabi saat terbukanya kota Makkah (Fathu Makkah). Sedangkan menurut Ibnu Abbas yang dikutip oleh Imam al-Fairuzzabadi dalam Tanwir al-Miqbas menjelaskan bahwa sesungguhnya Nabi diberikan anugerah oleh Allah berupa Agama Islam, serta diangkat menjadi Nabi, serta bertugas untuk mengajak kebaikan atau berdakwah kepada umatnya demi beberapa tujuan sebagai berikut:

Pertama, Allah akan mengampuni dosa Nabi sebelum menerima Wahyu atau setelahnya sampai beliau meninggal dunia.

Kedua, Untuk menyempurnakan nikmat-Nya berupa diangkat menjadi seorang Nabi, serta Agama Islam, dan berupa Ampunan (magfirah).

Ketiga, Allah memberikan kekuatan untuk selalu berada jalan yang diridhai-Nya yaitu Islam.

baca juga: Nasehat Imam al-Ghazali: Agar Mendapatkan Ridha Allah

Keempat, Allah menolong Nabi dari musuh-musuhnya dengan mendapatkankan kemenangan.

Dalam Fatawa Dar Ifta’ Al-Misriyyah juga dijelaskan bahwa Allah memudahkan terbukanya kota Makkah kepada Nabi dan Mendapatkankan pertolongan-Nya dari lawan-lawannya supaya mendapatkan kemuliaan dunia dan akhirat juga mendapatkan ampunan dari-Nya.

Itulah Hikmah yang terkandung di dalam Ayat itu, semoga kita mampu menjadi umatnya yang selalu patuh dan mampu meneladaninya. Amin

artikel ini pernah dimuat di masholeh.com

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

http://www.masholeh.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *