Tafsir Surat Al-Isra’ Ayat 70 Ini Bukti Allah Peduli kepada Manusia

Manusia sebagai makhluk yang spesial dibandingkan makhluk lainnya, ia mempunyai tugas yang lebih berat terutama disamping beribadah, mengabdi kepada-Nya, ia juga mempunyai tugas untuk memakmurkan bumi ini agar menjadi nyaman, tenteram serta terwujud kemaslahatan bagi makhluk yang lain.

Manusia sebagai makhluk yang spesial dibandingkan makhluk lainnya, ia mempunyai tugas yang lebih berat terutama disamping beribadah, mengabdi kepada-Nya, ia juga mempunyai tugas untuk memakmurkan bumi ini agar menjadi nyaman, tenteram serta terwujud kemaslahatan bagi makhluk yang lain.

Di dalam al-Qur’an banyak Ayat yang menjelskan betapa banyak nikmat Allah yang diberikan kepada manusia, hal ini bertujuan agar manusia mengingat, merenung atas anugerah itu supaya manusia mau mensyukuri akan nikmat-Nya.

Diantara Ayat yang menjelaskan tentang nikmat-nikmat yang diberikan kepada manusia tertuang dalam Surat al-Isra:70 yang berbunyi:

وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلًا (70)

Artinya: “Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.” (QS. Al-Isra’: 70)

baca jug:http://masholeh.com/memahami-keagungan-tuhan-dalam-diri-manusia/

Menurut Imam Thabari dalam Tafsirnya menjelaskan bahwa Allah memuliakan manusia dengan menjadikannya mudah berinteraksi dengan makhluk yang lain seperti hewan, tumbuhan, bebatuan serta mampu menguasai, menundukkan mereka. Sedangkan  Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa Allah memberikan anugerah lebih dibanding yang lain berupa seperti dalam bentuknya lebih sempurna, terutama ia mampu berdiri tegak dengan kedua kakinya, serta memakan dengan kedua tangannya, hal ini berbeda dengan hewan memakan langsung dengan mulutnya.

baca juga:http://masholeh.com/ini-kategori-tingkatan-manusia/

Imam Ar-Razi dalam Tafsirnya memaparkan bahwa Ayat ini berisi tentang anugerah Allah yang diberikan kepada manusia, terutama empat hal ini:

Pertama, Allah memuliakan manusia dengan bentuknya yang sempurna, yaitu tersusun dari jasad dengan kelengkapan anggota badannya, kepala, mata, hidung, tangan kaki maupun anggota lainnya dan ruh sebagai penggerak seluruh badannya, kesempurnaa ini sengaja diberikan kepada manusia sebagai khalifah di muka bumi ini.

Kedua, Allah memberikan banyak fasilitas di daratan yaitu berupa hewan yang mampu mengangkut orang dan barang seperti kuda, keledai, unta, sapi, kerbau, begitu juga fasilitas di lautan yaitu kapal, perahu, sampan. Ini semua sebagai petunjuk atas kenikmatan yang diberikan Allah kepada manusia terutama hewan-hewan tadi mudah ditundukkan, serta air laut mudah untuk dilewati kapal maupun yang lain.

baca juga: http://masholeh.com/nasehat-saqiq-bin-ibrahim-agar-menjadi-manusia-yang-beruntung/

Ketiga, Allah memberikan nikmat kepada manusia berupa bahan makanan yang dikonsumsi baik dari tumbuh-tumbuhan maupun daging hewan, semuanya teruntuh untuk manusia.

Keempat, Allah menganugerahkan banyak hal kepadanya berupa akal sehat, serta mempunyai pemahaman yang cepat untuk membedakan prilaku baik maupun yang tidak tepat,

Dari ayat ini kita mengetahui bahwa Allah memperlihatkan nikmat-Nya kepada manusia agar ia selalu sadar, serta bersyukur atas karunia yang telah diberikan agar menjadi makhluk yang tau diri.

baca juga: http://masholeh.com/dalam-urusan-ibadah-manusia-dibagi-tiga-kategori/

Leave a Reply