pesan abu darda'

Tafsir Surat An-Nisa’ 79 tentang Pentingnya Berintrospeksi Diri Agar Menjadi Pribadi yang lebih Berarti

Manusia akan menjadi mulia bila selalu mengevaluasi diri dengan memperbanyak introspeksi diri dan selalu berinovasi dalam menghadapi perubahan zaman.

Kebanyakan manusia dengan mudahnya selalu menyalahkan orang lain saat mengalami kegagalan dalam hidupnya. Padahal, bila ditelusuri secara mendalam kebanyakan orang gagal dikarenakan sering meremehkan hal-hal kecil yang dianggap sepele.

Untuk menyikapi masalah ini maka dibutuhkan kelapangan hati untuk selalu bersyukur saat menerima kenikmatan serta bersabar saat mendapatkan ujian maupun rintangan dengan berusaha semaksimal mungkin sehingga masalahnya menjadi terpecahkan. Dalam hal ini ada sebuah ayat yang penting sebagai bahan renungan, yaitu ayat yang berbunyi,

مَّا أَصَابَكَ مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ اللَّهِ ۖ وَمَا أَصَابَكَ مِن سَيِّئَةٍ فَمِن نَّفْسِكَ ۚ وَأَرْسَلْنَاكَ لِلنَّاسِ رَسُولًا ۚ وَكَفَىٰ بِاللَّهِ شَهِيدًا (79)

Artinya:
Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allah menjadi saksi. (QS. An-Nisa’: 79)

Menurut Imam Qurthubi dalam Tafsirnya menjelaskan bahwa walau ayat ini ditujukan untuk Nabi tetapi maksud tujuannya untuk umatnya bahwa segala kenikmatan, kemudahan, kesehatan, keselamatan merupakan anugerah yang telah diberikan kepada Allah. Sebaliknya segala kesusahan, kekurangan dalam urusan rizki, keuangan disebabkan kesalahan yang telah mereka lakukan.

Sedangkan menurut Imam Al-Baghawi dalam Tafsirnya menjelaskan bahwa kemenangan saat perang badar merupakan anugerah Allah dan kekalahan yang memakan banyak korban saat perang Uhud disebabkan karena mereka tak mau mengikuti perintah Nabi Muhammad SAW.

Dari sini dapat dipahami bahwa evaluasi atau muhasabah sangat penting untuk pengembangan diri maupun mengoreksi kekurangan sehingga dirinya mampu menjadi pribadi yang selalu berinovasi dan tak ketinggalan zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *