Tafsir Surat Yasin Ayat 11 tentang Ciri-ciri Orang Yang Akan Diampuni Dosanya - masholeh.com
4 views

Tafsir Surat Yasin Ayat 11 tentang Ciri-ciri Orang Yang Akan Diampuni Dosanya

Al-Qur’an sebagai mukjizat yang diberikan kepada Nabi Muhammad sebagai petunjuk kepada orang-orang yang bertakwa, di dalamnya tidak hanya berisi hukum saja, tapi menjelaskan banyak dimensi kehidupan, mulai urusan keyakinan, ibadah, akhlak. Juga kisah-kisah Orang terdahulu.

Masholeh.com

Al-Qur’an sebagai mukjizat yang diberikan kepada Nabi Muhammad sebagai petunjuk kepada orang-orang yang bertakwa, di dalamnya tidak hanya berisi hukum saja, tapi menjelaskan banyak dimensi kehidupan, mulai urusan keyakinan, ibadah, akhlak. Juga kisah-kisah Orang terdahulu.

Tidak semua Orang mau menerima kebenaran Al-Qur’an, misalnya orang-orang yang disekitar Nabi Muhammad pun tak semuanya menerima. Bahkan di dalam al-Qur’an, Allah menantang kepada orang Non Muslim dan meminta bantuan kepada sesembahan mereka untuk membuat kitab tandingan seperti Kitab Suci al-Qur’an. Ternyata mereka tak mampu menandinginya.

Orang yang mau menerima kebenaran Al-Qur’an mempunyai ciri-ciri seperti yang tertuang di dalam Surat Yasin:11 yang berbunyi:

إِنَّمَا تُنذِرُ مَنِ اتَّبَعَ الذِّكْرَ وَخَشِيَ الرَّحْمَٰنَ بِالْغَيْبِ ۖ فَبَشِّرْهُ بِمَغْفِرَةٍ وَأَجْرٍ كَرِيمٍ (11

Artinya: Sesungguhnya kamu hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah walaupun dia tidak melihatnya. Maka berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia. (QS. Yasin:11)

Imam Thabari dalam Tafsirnya menjelaskan bahwa orang yang mau menerima petuah maupun ancaman dari Nabi adalah orang yang beriman kepada Al-Qur’an serta mengamalkan isinya, juga orang yang takut kepada Allah tatkala sendirian dengan menjalankan perintahnya maupun menjauhi larangan-Nya. Ia menyadari bahwa Allah selalu melihatnya, serta mengetahui semua gerakan anggota badannya maka akan diampuni dosanya dan mendapatkan pahala di akhirat.

Imam al-Qurthubi dalam Tafsirnya menjelaskan bahwa kata “أَجْرٍ كَرِيمٍ ” berarti mendapatkan pahala surga.

Dari penjelasan diatas dapat dipahami bahwa orang yang mau menerima kebenaran dari Nabi adalah orang yang beriman, serta mau mengamalkan isi al-Qur’an sebatas kemampuan dirinya, serta selalu menghadirkan Allah dimanpun, kapanpun ia berada, sehingga ia mampu menahan dirinya dari hal-hal yang terlarang. Mereka itulah orang yang akan mendapatkan ampunan dari-Nya dan mendapatkan nikmat Surga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *