Ternyata Dzikir Cakupannya Sangat Luas

Islam mengajarkan umatnya untuk memperbanyak dzikir kepada Allah. Ini bertujuan agar manusia mendapatkan ketenangan hati, ketentraman dalam hidup bermasyarakat serta tercukupi materi dan Ruhani. Sayangnya pemahaman di masyarakat banyak yang menganggap dzikir hanya terbatas pada bacaan tasbih, takbir dan tahlil saja, padahal cakupan dzikir sangat luas.

Ini Tujuan dari Dzikir

Dalam Al-Qur’an ada banyak sekali Ayat yang memerintahkan untuk selalu berdzikir kepada Allah karena ada manfaat yang banyak sekali didalamnya. Imam as-Syaukani dalam Tuhfah Adz-Dzakirin menjelaskan bahwa Dzikir lebih utama di sisi Allah daripada amalan lain yang dikerjakan seorang hamba, karena paling cepat dalam menambah keberkahan, serta menambah tinggi derajat seseorang.

Waktu-waktu Yang Disunnahkan Berhenti Berdzikir Sejenak

Dzikir sebagai media komunikasi antara seorang hamba kepada Tuhannya, baik menggunakan Nama-Nya atau Sifatnya, ataupun Ayat-ayat-Nya. Dzikir Sangat dianjurkan oleh Agama, terbukti banyak Ayat Al-Qur’an maupun Hadits Nabi yang menjelaskan keutamaannya diantaranya

Ternyata Dzikir juga Mampu Menolak Bala’

Segala aktifitas baik ucapan atau perbuatan yang ditujukan untuk mengingat kepada Allah termasuk kategori dzikir. Hal ini menjadi penting dikarenakan untuk menjaga hubungan yang harmonis antara Makhluk dengan sang Khalik atau Penciptanya. Aktivitas ini ternyata membawa dampak yang besar, diantaranya Allah selalu menyayanginya dengan selalu memberikan Rahmat dan petunjuk dalam menjalani aktifitas kesehariannya serta akan dijauhkan dari segala macam bala’ atau sesuatu yang berbahaya bagi dirinya maupun keluarganya.