imam al-amidi

Tata Cara Berdzikir kepada Allah

Salah satu ajaran Islam kepada umatnya adalah untuk memperbanyak dzikir kepada Allah. Perintah ini bertujuan agar manusia selalu menjalin hubungan yang intens kepada Dzat yang telah menciptakan dirinya dengan memperbanyak menyebut-Nya.

baca juga: Ternyata Dzikir Cakupannya Sangat Luas

Dalam hal ini, Islam mengatur tata cara berdzikir agar mendapatkan keutamaannya seperti yang paparkan oleh Iman Nawawi dalam kitab Al-Adzkar

اﻟﺬﻛﺮ ﻳﻜﻮﻥ ﺑﺎﻟﻘﻠﺐ، ﻭﻳﻜﻮﻥ ﺑﺎﻟﻠﺴﺎﻥ، ﻭاﻷﻓﻀﻞ ﻣﻨﻪ ﻣﺎ ﻛﺎﻥ ﺑﺎﻟﻘﻠﺐ ﻭاﻟﻠﺴﺎﻥ ﺟﻤﻴﻌﺎ، ﻓﺈﻥ اﻗﺘﺼﺮ ﻋﻠﻰ ﺃﺣﺪﻫﻤﺎ، ﻓﺎﻟﻘﻠﺐ ﺃﻓﻀﻞ. ﺛﻢ ﻻ ﻳﻨﺒﻐﻲ ﺃﻥ ﻳﺘﺮﻙ اﻟﺬﻛﺮ ﺑﺎﻟﻠﺴﺎﻥ ﻣﻊ اﻟﻘﻠﺐ ﺧﻮﻓﺎ ﻣﻦ ﺃﻥ ﻳﻈﻦ ﺑﻪ اﻟﺮﻳﺎء، ﺑﻞ ﻳﺬﻛﺮ ﺑﻬﻤﺎ ﺟﻤﻴﻌﺎ، ﻭﻳﻘﺼﺪ ﺑﻪ ﻭﺟﻪ اﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ

Dzikir itu bisa lewat hati bisa juga dengan lisannya dan yang terbaik adalah menggabungkan serta mengkombinasikan antara dzikir lisan dan hati. Jika mengalami kendala maka dzikir dalam hati lebih utama. Dalam hal ini, tak pantas seseorang meninggalkan berdzikir melalui lisan dan hati dengan alasan untuk pamer (riya’), tetapi tujuan berdzikir ini untuk mencari Ridha Allah SWT semata.

baca juga: Ini Tujuan Dzikir yang Jarang Diketahui Banyak Orang

Dari penjelasan ini dapat dipahami bahwa orang yang mampu berdzikir secara lisan sebaiknya mencoba meningkatkan dzikirnya dengan mengkombinasikan dengan hati sehingga dirinya mendapat ketenangan batin, terpuaskan secara ruhani serta dijauhkan dari segala marabahaya yang akan dihadapi.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *