Telaah Kitab Hujjah Ahlussunah wal Jama’ah karya KH. Ali Maksum Krapyak (2) Adakah Shalat Qabliyyah Sebelum Shalat Jum’at?

KH. Ali Maksum Krapyak menjelaskan tentang shalat Qabliyyah Jum'at ada dasar pijakan dalilya dan orang yang tak mengamalkannya sebaiknya tak perlu menyalahkan apalagi menganggap bid'ah yang sesat.

Setelah pembahasan pertama dalam kitab Hujjah Ahlussunah wal Jama’ah tentang sampainya pahala bacaan Al Quran, sedekah kepada orang yang telah meninggal. KH. Ali Maksum Krapyak dalam pembahasan berikutnya menjelaskan tentang shalat Qabliyyah Jum’at ada dasar pijakan dalilya dan orang yang tak mengamalkannya sebaiknya tak perlu menyalahkan apalagi menganggap bid’ah yang sesat.

Ini beberapa argumen yang diajukan KH. Ali Maksum Krapyak untuk menjawab masalah ini.

أما الشافعية فقالوا : نعم, للجمعة سنة قبلية كالظهر, لحديث فيها. قال الكردي على با فضل في باب صلاة الجمعة : و أقوى ما يتمسك به في مشروعية الركعتين قبل الجمعة ما صححه ابن حبان من حديث عبد الله بن الزبير مرفوعا : ما من صلاة الا و بين يديها ركعتان.قاله في فتح الباري. و في فتح الوهاب, جز اول, ص 65  خبر الشيخين : بين كل أذانين صلاة.

Ulama` syafi’iyah( pengikut madzhab Imam Syafi’i) berpendapat tentang adanya shalat sunnah qobliyah jum’at. hal ini seperti shalat zhuhur karena adanya hadis Nabi yang menjelaskan hal ini.

Imam Al-Kurdi pernah mengomentari  kitab karangan Saikh Ba Fadhal tentang shalat jum’at tentang dalil yang dijadikan dasar disyariatkannya shalat dua rakaat qabliyah jum’at adalah hadis Nabi yang dishahihkan oleh Imam Ibnu Hibban yang diriwayatkan oleh Sahabat Abdullah bin Zubair Radhiyallahu Anhu secara marfu’ :

مَا مِنْ صَلَاةٍ اِلَّا وَ بَيْنَ يَدَيْهَا رَكْعَتَانِ.

Artinya :
Tiada satu pun shalat (fardhu) melainkan sebelumnya ada shalat sunnah dua rekaat

pendapat ini sama seperti yang dikatakan oleh Ibnu Hajar al-‘Asqalani didalam kitab Fathul Bari.

Baca juga

Telaah Kitab Hujjah Ahlussunah wal Jama’ah karya KH. Ali Maksum Krapyak (1) Menghadiahkan Pahala ke Mayyit, sampaikah?

Di dalam kitab Fathul Wahhab juz 1 hal. 65 dijelaskan bahwa Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan hadis yang menjelaskan bahwa


بين كل أذانين صلاة

Artinya:
antara adzan dan iqomat terdapat shalat sunnah.

Ada penjelasan di kitab Sunan Turmudzi ada penjelasan seperti ini

كان ابن عمر يطيل الصلاة قبل الجمعة و يصلي بعدها ركعتين في بـيته و يحدث أن رسول الله صلى الله عليه و سلم كان يفعل ذلك

Ibnu Umar memperpanjang shalat (sunnah) sebelum shalat Jum’at dan shalat sunnah dua rekaat sesudahnya di rumahnya. Ia menceritakan, bahwa Rasulullah SAW juga melakukan shalat seperti itu.

Dari penjelasan ini dapat dipahami bahwa Shalat Sunnah Qabliyah Jum’at yang diperdebatkan oleh sebagian kalangan ternyata ada dalil rujukannya terutama masjid yang mengadakan shalat Jum’at dengan dua adzan biasanya melakukan shalat Sunnah Qabliyah setelah adzan yang pertama.

Leave a Reply