hadapi masalah

Tenyata Membersihkan Duri diJalanan Pahalanya ini

Islam tidak hanya mengurusi urusan Akidah dan Ibadah semata, namun sangat konsen dalam urusan sosial, bahkan urusan sepele pun sangat diperhatikan, misalnya terkait membersihkan atau membuang duri dari jalanan. Islam sangat mengancam orang-orang yang menyakiti orang lain dengan menyebarkan paku, benda yang mengganggu jalan umum.

Imam al-Mundziri dalam at-Targib wa at-Tarhib mengutip keterangan dari Hadits Nabi:

ﻭﻋﻦ ﺣﺬﻳﻔﺔ ﺑﻦ ﺃﺳﻴﺪ ﺭﺿﻲ اﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﺃﻥ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗﺎﻝ ﻣﻦ ﺁﺫﻯ اﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﻓﻲﻃﺮﻗﻬﻢ ﻭﺟﺒﺖ ﻋﻠﻴﻪ ﻟﻌﻨﺘﻬﻢ
ﺭﻭاﻩ اﻟﻄﺒﺮاﻧﻲ ﻓﻲ اﻟﻜﺒﻴﺮ ﺑﺈﺳﻨﺎﺩ ﺣﺴﻦ.

Artinya: Diriwayatkan dari Khudzaifah bin Asid, bahwasanya Nabi SAW bersabda: Barangsiapa menyakiti orang Muslim di Jalan mereka, maka ia akan mendapatkan laknat mereka. HR. At-Thabrani dalam Kitab Al-Kabir dengan sanad yang Hasan.

Menurut Imam Munawi dalam Faidhul Qadir menjelaskan bahwa hadits ini digunakan dalil tentang keharaman buang air besar maupun kecil di jalanan karena hal ini sangat menggangu para pejalan kaki atau yang berkendaraan, lebih-lebih paku yang bisa mencelakakan orang lain.

Orang yang mau membuang  atau menyingkirkan benda seperti batu, paku atau hal yang mengganggu pengguna jalan akan mendapatkan keuntungan, diantaranya:

Pertama, perbuatannya itu dianggap sedekah. Hal ini berdasarkan Hadits Nabi:

ﻋﻦ ﺃﺑﻲ ﻫﺮﻳﺮﺓ ﺭﺿﻲ اﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ، ﻋﻦ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ: «ﻳﻤﻴﻂ اﻷﺫﻯ ﻋﻦ اﻟﻄﺮﻳﻖ ﺻﺪﻗﺔ. رواه البخاري.

Artinya: Diriwayatkan dari Abi Hurairah, ada keterangan dari Nabi: menghilangkan sesuatu hal yang mengganggu di jalan termasuk sedekah. (HR. al-Bukhari).

Kedua, termasuk kategori derajat keimanan, Karena orang yang beriman akan selalu berusaha beramal walau dengan membuang sesuatu benda di jalan agar tercipta keamanan dan keselamatan.
Ketiga, termasuk Kategori ibadah yang pahalanya besar sekali karena bisa menyelamatkan orang lain.

Maka dari itu selagi kita mampu untuk menghindarkan segala yang membahayakan orang lain, maka lakukanlah karena akan banyak manfaat yang kita rasakan baik untuk diri sendiri maupun orang lain.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *