Ketahuilah Tiga Nasehat Abdullah bin Al-Mubarok Ini

Orang yang beruntung di dunia ini adalah orang yang selalu memuliakan siapapun, ia mengenalnya ataupun tidak. ia menganggap semuanya termasuk ciptaan Tuhan maka harus dihormati dan diberikan hak-haknya. Ia beranggapan orang yang memuliakan makhluk-Nya sama saja menghargai penciptanya, dan hal ini akan menambah ketebalan imannya.

Orang yang beruntung di dunia ini adalah orang yang selalu memuliakan siapapun, ia mengenalnya ataupun tidak. ia menganggap semuanya termasuk ciptaan Tuhan maka harus dihormati dan diberikan hak-haknya. Ia beranggapan orang yang memuliakan makhluk-Nya sama saja menghargai penciptanya, dan hal ini akan menambah ketebalan imannya.

Syeh at-Tabrizi dalam kitab an-Nasihat Li ar-Ra’i wa ar-Ra’iyyah mengutip perkataan seorang Ulama’ besar yang bernama Abdullah bin Al- Mubarok (W. 181 H), ia pernah berkata:

ﺣﻖ ﻋﻠﻰ اﻟﻌﺎﻗﻞ ﺃﻥ ﻻ ﻳﺴﺘﺨﻒ ﺑﺜﻼﺛﺔ: اﻟﻌﻠﻤﺎء؛ ﻭاﻟﺴﻠﻄﺎﻥ، ﻭاﻹﺧﻮاﻥ؛ ﻓﺈﻧﻪ ﻣﻦ اﺳﺘﺨﻒ ﺑﺎﻟﻌﻠﻤﺎء ﺫﻫﺒﺖ ﺁﺧﺮﺗﻪ، ﻭﻣﻦ اﺳﺘﺨﻒ ﺑﺎﻟﺴﻠﻄﺎﻥ ﺫﻫﺒﺖ ﺩﻧﻴﺎﻩ، ﻭﻣﻦ اﺳﺘﺨﻒ ﺑﺎﻹﺧﻮاﻥ ﺫﻫﺒﺖ ﻣﺮﻭءﺗﻪ

Artinya: Orang yang berakal tak boleh meremehkan tiga golongan ini. Pertama, Ulama’. Kedua, Pemimpin. Ketiga, Sahabat. Orang yang meremehkan Ulama’ maka akan terhalang akan urusan akhirat. Bila seseorang meremehkan pemerintah maka akan terhalang urusan keduniaannya dan orang yang meremehkan sahabatnya maka akan hilang harga dirinya.

Ada poin penting dari nasehat Abdullah bin Al-Mubarok, yaitu:

Pertama, Menghormati para Ulama’ karena mereka seperti pelita yang menyinari umat manusia. Ulama’ yang dimaksud adalah orang yang alim dalam bidang Agama dan mampu menjalankan ajarannya, ia tak hanya pintar retorika namun mampu mengaplikasikan ilmunya sehingga dirinya tercerahkan dan yang lain mendapatkan berkah pancaran ilmu yang diberikannya. Ia mengajarkan kebenaran dengan menuntun manusia menuju alam baka.

Kedua, Anjuran untuk mentaati pemerintah yang sah, yang dipilih dengan cara yang sesuai prosedur. Bila kita menghormati mereka maka segala urusan dunia akan lebih mudah.

Ketiga, anjuran untuk menghormati sahabat, orang yang selalu membantu, selalu menjadi pendengar yang setia dan mau menasehati kita dikala gundah gulana.

Bila kita tak menghormati atau menyakiti mereka maka akan terjadi permusuhan yang akan mengakibatkan kerugian yang besar bagi kita, terutama aib atau kekurangan kita akan dibuka dan harga diri kita akan jatuh di mata semua orang, maka dari itu jaga hubungan yang baik dengannya dengan tidak membuka aibnya atau menyebarkan kekurangannya sehingga menjadi persahabatan yang harmonis.

Leave a Reply