keluarga harmonis

Tujuan Pernikahan Menurut KH. Hasyim Asy’ari

KH. Hasyim Asy’ari seorang Ulama’ besar juga sebagai pendiri Organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Beliau dikenal luas sebagai seorang yang alim dan meninggalkan karya-karya monumental diantaranya: Adab al-Alim wal-Muta’allim, Risalah Ahlussunah wal jamaah, Muqaddimah al-Qanun al-Asas Li Jam’iyyah Nahdlatul Ulama, Dhaul Misbah fi Bayani Ahkam an-Nikah, dan masih banyak lagi yang diedit oleh cucu beliau yang bernama KH. Hasyim Asy’ari.

Di dalam kitab Muqaddimah Dhaul Misbah fi Bayani Ahkam an-Nikah, motivasi beliau dalam menulis kitab ini berdasarkan keprihatinan atas banyaknya orang yang tak mengetahui tujuan pernikahan maupun etika dalam berkeluarga. Di dalam kitan tersebut beliau menjelaskan ada lima tujuan dari pernikahan, yaitu:

Pertama, Untuk mendapatkankan keturunan. Kedua, mengurangi nafsu Syahwat. Ketiga, Mengatur rumah tangga. Keempat, bertambahnya anggota keluarga. Kelima, memerangi hawa nafsu dengan berusaha mencukupi kebutuhan keluarga dan sabar menghadapinya.

lebih lanjut beliau juga memaparkan tiga dampak negatif dari pernikahan, yaitu:

Pertama, Ketidakmampuan dalam mencari Rizki yang halal terutama di zaman seperti saat ini.

Kedua, Terlalu berlebihan atau sembrono dalam mengurusi keluarga.

Ketiga, Keluarga baik istri maupun anak seringkali mengalahkan urusan dengan Tuhan terutama dalam mencari keduniawian.

Maka dari itu orang yang mengetahui tujuan pernikahan maka ia akan mendapatkan ruhnya sehingga ia mudah dalam mengatasi problematika kehidupan.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *