Shalat, taubat, ibadah, sujud

Ulama Yahudi yang Masuk Islam (bagian 2): Ka’ab Al Ahbar

Salah satu misi yang dibawa oleh Nabi Muhammad yaitu untuk menyempurnakan akhlak manusia yang telah mengalami degradasi moral serta menegakkan keadilan di tengah masyarakat sehingga banyak orang yang tergugah hatinya terutama dari kalangan ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) untuk mengikuti jejak beliau.


Salah satu Ulama Yahudi yang memutuskan untuk memeluk Islam yaitu Ka’ab Al Ahbar. Ia termasuk Tabi’in (pengikut sahabat) yang terkenal. Menurut Imam Al Zarkali dalam Kitab Al A’lam menuturkan bahwa Ka’ab Al Ahbar merupakan orang yang alim tentang sejarah para Nabi dan rasul terdahulu.


Ka’ab Al Ahbar termasuk Yahudi Yaman yang mengetahui masa jahiliyah dan masa Islam.Ia memutuskan untuk memeluk Islam pada masa khalifah Abu Bakar Sidiq dan datang ke Madinah saat masa khalifah Umar bin Khattab.
Abu Naim Al Asfihani dalam Hilyatul Aulia menjelaskan bahwa Ka’ab Al Ahbar termasuk orang yang mendalam dalam bidang keilmuan serta ucapan-ucapanya dipegang banyak orang dan sebagai rujukan dalam bidang sejarah umat terdahulu.

Baca juga:


Syeh Nawawi dalam tafsirnya yang berjudul Marah Labid menjelaskan bahwa setiap orang yang mengerti dan memahami Kitab Taurat dan Injil maka ia mengetahui bahwa Nabi Muhammad termasuk utusan Allah seperti Ka’ab Al Ahbar, Salman Al Farisi, Abdullah bin Salam.

Petuah-petuah Ka’ab Al Ahbar


Ka’ab Al Ahbar banyak menginspirasi banyak orang lewat kata-kata yang mengilhami dalam berbagai bidang.

Pertama, dalam bidang akhlak misalnya:


ﻣﻦ ﻋﺮﻑ اﻟﻠﻪ ﺑﻘﻠﺒﻪ، ﻭﺣﻤﺪ اﻟﻠﻪ ﺑﻠﺴﺎﻧﻪ، ﻟﻢ ﻳﻔﻦ ﻣﻦ ﻓﻴﻪ ﺣﺘﻰ ﻳﻨﺰﻝ اﻟﻠﻪ اﻟﺰﻳﺎﺩﺓ، ﻭﺫﻟﻚ ﻷﻥ اﻟﻠﻪ ﺃﺳﺮﻉ ﺑﺎﻟﺨﻴﺮ، ﻭﺃﻭﻟﻰ ﺑﺎﻟﻔﻀﻞ

Orang yang makrifat kepada Allah dengan hatinya serta memuji kepada Allah dengan lisannya maka ia tak mudah hancur bahkan Allah akan menambahkan kebaikan kepadanya karena pada dasarnya Allah Maha pemberi kebaikan dengan segera dan Dzat yang memiliki anugerah. (Hilyatul Aulia karya Abu Naim Al Asfihani)

Kedua, tentang respon problematika kehidupan yang akan datang seperti


ﻭﻋﻦ ﻛﻌﺐ اﻷﺣﺒﺎﺭ: ﻳﻜﻮﻥ ﻓﻲ ﺁﺧﺮ اﻟﺰﻣﺎﻥ ﻋﻠﻤﺎء ﻳﺰﻫﺪﻭﻥ اﻟﻨﺎﺱ ﻓﻲ اﻟﺪﻧﻴﺎ ﻭﻻ ﻳﺰﻫﺪﻭﻥ ﻭﻳﺨﻮﻓﻮﻥ ﻭﻻ ﻳﺨﺎﻓﻮﻥ

Di akhir zaman akan ada Ulama yang menganjurkan orang lain untuk tak terlena dunia tetapi dirinya yang terkena. Menganjurkan untuk takut kepada Allah tapi dirinya tak takut.


Ka’ab Al Ahbar meninggal pada tahun 652 M. Dan di makamkan di negara Syam.